detikcom

Jumat, 28/09/2012 21:15 WIB

Korban Tewas Kecelakaan Maut di Jalur Balikpapan-Samarinda Jadi 9 Orang

Robert - detikNews
Halaman 1 dari 2
Samarinda, - Korban tewas akibat kecelakaan maut tabrakan mobil dan truk di KM 57 ruas jalan Balikpapan-Samarinda, Kalimantan Timur, bertambah 1 orang. Yunani, warga Batu Kajang, Kabupaten Paser, yang sebelumnya kritis, menghembuskan nafas terakhirnya di RSU Samboja, Kutai Kartanegara.

"Yunani, penumpang mobil Xenia, meninggal sekitar pukul 20.30 WITA tadi. Keseluruhan korban meninggal menjadi 9 orang," kata Kasatlantas Polres Kutai Kartanegara, AKP Yovan Fatika, kepada detikcom, Jumat (28/9/2012).

Menurut Yovan, keseluruhan korban yang meninggal merupakan penumpang mobil Xenia bernomor polisi KT 1580 CA. Secara umum, seluruh korban mengalami luka parah.

"Hampir seluruh korban mengalami luka di kepala yang cukup parah," ujarnya.

Sementara tiga penumpang truk roda enam dengan nomor polisi KT 8982 AQ itu, masing-masing sopir Sandi (25) warga Balikpapan, Wiro Wijaya (21) warga Balikpapan serta Wahyu Rizki (21) warga Penajam Paser Utara, kini masih dimintai keterangan penyidik Satlantas Polres Kutai Kartanegara.

"Keterangan sementara, sopir truk dari arah Samarinda lalai terlalu mengambil jalur kanan, sedangkan dari arah berlawanan dari Balikpapan, ada mobil Xenia," sebut Yovan.

"Dari lokasi, truk terlalu ke kanan setelah berupaya menghindari longsoran di sebelah kirinya. Kedua truk dan mobil itu dalam kecepatan tinggi," terangnya.Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(rmd/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
73%
Kontra
27%