detikcom
Jumat, 28/09/2012 20:33 WIB

Dokter Palsu di RSU dr Slamet Garut Ternyata Seorang PRT

Mansyur Hidayat - detikNews
Foto: mansur hidayat/detikcom
Garut - Polisi mengamankan seorang perempuan muda berinisial Is (18) yang mengaku sebagai dokter di Rumah Sakit dr Slamet Garut, sore tadi. Pelaku yang merupakan warga Kampung Cigoong, Desa Muyajaya, Banjarwangi, Garut, Jawa Barat tersebut ternyata seorang pembantu rumah tangga.

Kasat Reskrim Polres Garut, AKP Mikra Hasibuan, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, Is datang ke RSU dr Slamet Garut untuk menjenguk temannya yang mengalami kecelakaan lalu lintas.

" Mungkin hanya ingin terlihat keren saja, sehingga Is yang sebenarnya seorang PRT, mengaku seorang dokter kepada petugas Satpam rumah sakit", ujar Mikra, Jum'at (28/9/2012).

Selain berpenampilan layaknya seorang dokter, Is juga memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan alamat di Bandung dan memiliki status pekerjaan sebagai mahasiswa. KTP tersebut ditemukan di rumah majikannya.

"Namun memang diakui Is, dia tidak memiliki niat untuk melakukan kejahatan," ungkap Mikra.

Lanjut Mikra, pihaknya telah memperoleh informasi kebenaran status Is yang merupakan seorang pembantu rumah tangga dari keluarga seorang dokter terkemuka di daerah Bandung. Namun untuk motif Is yang mengaku sebagai dokter, hingga saat ini masih terus didalami.

"Maaf, untuk identitas majikan Is sengaja kami rahasiakan karena kasus ini tak terkait sang majikan di Bandung," tuturnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rmd/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%