detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 19:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 27/09/2012 16:03 WIB

5 Pelajar Tewas dalam Tawuran Sepanjang Januari-September 2012

E Mei Amelia R - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Tawuran antarpelajar terjadi hampir setiap tahun di hampir seluruh wilayah DKI Jakarta. Tidak sedikit dari aksi tawuran itu menimbulkan korban luka hingga nyawa melayang dengan sia-sia.

Berdasarkan cacatan Humas Polda Metro Jaya, tawuran antarpelajar yang terjadi sejak Januari hingga September 2012 ini sudah mencapai 7 kasus. Lima pelajar tewas meregang nyawa akibat aksi kekerasan di kalangan pelajar itu.

"Korban terakhir atas nama Deni Yanuar (16), meninggal dalam aksi tawuran pelajar di Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (26/9) kemarin," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (27/9/2012).

Rikwanto mengatakan, angka tawuran pada tahun ini cenderung meningkat dibanding tahun 2011 lalu. Tahun 2011 lalu, sedikitnya 4 nyawa pelajar melayang akibat aksi tawuran.

Berikut enam aksi tawuran antarpelajar yang tercatat sepanjang Januari hingga September 2012.

Guntur (17) dan Harzan Saparta (17), seorang pelajar SMA mengalami luka akibat aksi tawuran di Jalan Matraman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, 19 April 2012 pukul 20.00 WIB. Kedua korban dirawat di RSCM saat itu.

Tanggal 3 Mei 2012 pukul 17.50 WIB lalu, pelajar bernama Bayu Dwi Kurniawan (16) tewas, sementara 2 temannya bernama Rahman Aldi (17) dan Muhaji Adenan (16) mengalami luka-luka akibat aksi tawuran pelajar di Jalan Ampera RT 03/05 Bekasi Timur, Kota Bekasi. Peristiwa terjadi ketika korban tiba di lokasi dan diserang tiba-tiba oleh sekelompok siswa sekolah lain hingga mengalami luka bacok. Pelaku belum terungkap.Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mei/rmd)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%