Kamis, 27/09/2012 12:33 WIB
Rikwanto: Polisi akan Tindak Tegas Pelaku Tawuran Pelajar
Kepala Bidang Humas Kolisian Daerah Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto menegaskan pihaknya akan menindak tegas pelaku tawuran antarpelajar.
"Hukum itu tegas, siapa berbuat apa, dialah yang akan ditindak sesuai aturan hukum yang berlaku," kata Rikwanto, Kamis (27/9/2012).
Rikwanto menyatakan, pihaknya tetap akan menindak pelajar yang terlibat dalam aksi tawuran. Sanksi hukum akan diberikan kepada pelajar dengan perlakuan khusus terhadap si pelaku tentunya.
"Oh iya, kita sudah tegakkan ada yang melakukan pidana kalau dia menganiaya hingga meninggal dunia, itu harus ditegakkan. Meskipun di bawah umur, sanksi harus diberlakukan dengan tidak menghilangkan hak-haknya," jelas Rikwanto.
Pemberian sanksi pidana terhadap anak-anak yang melakukan kejahatan diharapkan memberikan efek jera dan contoh bagi generasi seusianya. "Agar jadi pelajaran bagi yang lainnya," ujar Rikwanto.
Ia melanjutkan, tidak kurang-kurang pembinaan yang dilakukan polisi terhadap sekolah-sekolah dalam upaya preventif. Hingga pendirian pos-pos penjagaan di sekolah-sekolah yang rawan terjadi tawuran pun sudah dilakukan.
"Tapi mereka tetap kucing-kucingan. Mencari tempat lain untuk melakukan aksi tawuran," katanya lagi.
Seperti diketahui, Senin (26/9) siang lalu, pelajar SMAN 6 dan SMA 70 terlibat aksi tawuran. Para siswa yang sekolahnya bertetanggaan itu saling mempersenjatai diri dengan benda tajam seperti celurit.
Dalam aksi tersebut, seorang siswa bernama Alawy tewas. Temannya, Ramdan Dinis yang juga murid SMA 6 mengalami luka sobek di bagian pelipis.
Dua hari berselang, aksi tawuran pelajar kembali terjadi di Jl Minangkabau, Manggarai, Jakarta Selatan. Kali ini, siswa SMA Yayasan Karya (Yake) dan SMA Kartika Zeni (Kazen) terlibat aksi tawuran yang mengakibatkan seorang siswa SMA Yake, Deny Januar (16) tewas bersimbah darah akibat tusukan benda tajam.
(mei/rmd)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kelelahan, Bupati Tegal Meninggal Dunia
1,426 share this. -
Akhirnya, Prancis Resmi Legalkan Pernikahan Sesama Jenis
1,001 share this. -
Ditolak Bercinta, Gadis 19 Tahun Gigit Penis Kekasihnya
867 share this. -
Konglomerat Swedia Kalah Melawan Pedagang Glodok
791 share this. -
Kapal Malaysia Tertangkap Curi Ikan di Selat Malaka
748 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 18/05/2013 23:25 WIB
Ahok Tak Bisa Penuhi Tantangan Ketua Komnas HAM Untuk Naik KRL
-
Sabtu, 18/05/2013 23:12 WIB
Jokowi Sambangi Pagelaran Sosialisasi Pilgub Jateng di Solo
-
Sabtu, 18/05/2013 23:00 WIB
Ke Jakarta Tanpa Izin, Aiptu Labora Akan Dikenakan Sanksi Etik
-
Sabtu, 18/05/2013 22:49 WIB
Ahok: Senin, Kita Polisikan & Kosongkan Bangunan Pengusaha Waduk Pluit
-
Sabtu, 18/05/2013 22:26 WIB
Aiptu LS Ditahan Atau Tidak, Ditentukan Besok Malam
-
Sabtu, 18/05/2013 22:49 WIB
Ahok: Senin, Kita Polisikan & Kosongkan Bangunan Pengusaha Waduk Pluit
-
Sabtu, 18/05/2013 21:22 WIB
Bob Hasan Bela Aiptu LS, Tak Ada Illegal Logging
-
Sabtu, 18/05/2013 22:08 WIB
Mabes Polri: Penangkapan Dilakukan Tim Gabungan Bareskrim & Polda Papua
-
Sabtu, 18/05/2013 21:44 WIB
Wisata Malam Hari Bersama Jokowi di Solo
-
Sabtu, 18/05/2013 23:00 WIB
Ke Jakarta Tanpa Izin, Aiptu Labora Akan Dikenakan Sanksi Etik
-
Sabtu, 18/05/2013 20:08 WIB
Usai Temui Kompolnas, Aiptu Labora Digelandang ke Mabes Polri
-
Sabtu, 18/05/2013 22:26 WIB
Aiptu LS Ditahan Atau Tidak, Ditentukan Besok Malam
-
Sabtu, 18/05/2013 20:48 WIB
Aiptu Labora Diperiksa di Bareskrim Mabes Polri
-
431 Komentar
-
228 Komentar
-
226 Komentar
-
216 Komentar
-
211 Komentar
-
208 Komentar
-
203 Komentar
-
200 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,834.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 16:49 WIB
Kelelahan, Bupati Tegal Meninggal Dunia
-
Sabtu, 18/05/2013 16:43 WIB
Konglomerat Swedia Kalah Melawan Pedagang Glodok
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







_5.gif)



Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.
