detikcom
Rabu, 26/09/2012 23:09 WIB

Mendikbud: Tawuran Bukan Hanya Tanggungjawab Sekolah

Rivki - detikNews
Jakarta - Kasus terbunuhnya 2 pelajar SMA dalam seminggu terakhir di Jakarta Selatan, bukan semata tanggung jawab pihak sekolah. Kasus tauran tersebut merupakan masalah sosial yang terjadi di masyarakat.

"Ini bukan sekedar masalah pendidikan saja yang dibebankan pada pihak sekolah semata. Ini jelas masalah sosial," ungkap Mendikbud M Nuh, di kediaman Deny, Jl Manggis 1, Manggarai, Jakarta, Rabu (25/9/2012).

M Nuh menerangkan, bahwa kasus yang menyebabkan tewasnya Deny (pelajar SMK Yake) dengan Alawy (pelajar SMA 6 Jakarta) memiliki akar masalah yang berbeda. Perbedaan itu terletak pada kelas ekonomi kedua korban tersebut.

"Dua-duanya memiliki masalah sosial yang berbeda. Jika pelaku dalam kasus Deny memiliki masalah sosial terutama masalah beban ekonomo dari kelas bawah. Sedangkan, pelaku dalam kasus Alawy memiliki masalah sosial dari golongan elit," tuturnya.

M Nuh menegaskan, solusi untuk masalah tersebut dengan seringnya mempertemukan para siswa dengan komite sekolah bersama dewan pendidikan. Dengan mempertemukan para siswa, maka dewan pendidikan dan komite sekolah serta guru, dapat mengetahui masalah yag terjadi di lapangan.

"Jika mereka mengidap masalah sosial maka perlu pendekatan khusus," tutup M Nuh meninggalkan kediaman Deny.


Korban salah tangkap dibakar hidup hidup dan ditembak agar mengakui tuduhan. Saksikan "Reportase Sore" TRANS TV tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rvk/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
52%
Kontra
48%