Rabu, 26/09/2012 15:50 WIB

Anggota Komisi X: Tawuran Pelajar Akibat Lemahnya Penegakan Hukum

Pandu Triyuda - detikNews
Jakarta - Tawuran pelajar yang terjadi antara SMA 70 dan SMA 6 Jakarta menjadi perhatian serius sejumlah kalangan, termasuk dari anggota DPR RI. Aksi yang menyebabkan tewasnya seorang murid dari SMA 6 merupakan suatu bentuk dari lemahnya negara dalam memberikan pengawasan.

"Ketidakpastian hukum turut menciptakan frustasi sosial yang dialami siswa sebagai generasi muda yang dalam tahap pencarian jatidiri menjadi berperilaku menyimpang menyerang, ganas dan mencari eksistensi diri dengan mengakibatkan orang lain menderita," ujar anggota komisi X FPDI Perjuangan, Puti Guntur Soekarno, dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (26/9/2012).

Puti menjelaskan kasus-kasus seperti ini akan terus terjadi apabila negara melakukan pembiaran, serta akhir dari kepastian hukum yang tidak tuntas dalam hal penanganannya.

"Situasi ini akan menjadi kekhawatiran terus menerus bagi masyarakat dan terutama para orang tua siswa yang telah mempercayakan pendidikan anak pada institusi pendidikan," ungkapnya.

Puti menegaskan selain dari kepastian hukum, perlu adanya ruang-ruang kreatif yang disediakan untuk mengapresiasi potensi siswa agar bisa tersalur, terlatih dan kreatif.

"Untuk itu juga perlu adanya evaluasi atas sistem pendidikan dengan pelibatan seluruh stake holder, pakar serta praktisi pendidikan yang berjalan agar tidak terdistorsi dari tujuan nasional bangsa Indonesia untuk membangun karakter nasional dan mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara secara utuh," pungkasnya.

(ndu/mpr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    67%
    Kontra
    33%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel