detikcom
Rabu, 26/09/2012 15:41 WIB

Kesal Melihat Wanita Tinggi, Pria Korea Curi Puluhan Sepatu Hak Tinggi

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi (womenofhr.com)
Seoul, - Seorang pria Korea Selatan (Korsel) dibekuk polisi karena mencuri puluhan sepatu berhak tinggi. Sepatu-sepatu itu kemudian dibuangnya begitu saja di taman setempat. Rupanya pria ini merasa kesal dengan jenis sepatu yang bisa membuat wanita lebih tinggi dari dirinya!

Pria yang diketahui bermarga Lee ini, diketahui telah mencuri puluhan sepatu hak tinggi dari sejumlah lokasi. Termasuk sekolah, restoran, rumah-rumah warga di kota Busan. Perbuatan kriminal ini dilakukannya dalam beberapa bulan terakhir.

"Kami awalnya mencari adanya kemungkinan penyimpangan seksual dalam kasus ini," ujar juru bicara Kepolisian Busan Yeongdo kepada kantor berita AFP, Rabu (26/9/2012).

"Tapi Lee mengatakan dirinya melakukan hal ini karena tidak suka melihat wanita yang mengenakan sepatu hak tinggi menjadi lebih tinggi dari dirinya, karena dia tergolong pria pendek," imbuhnya.

Lee yang masih berusia 24 tahun ini, hanya memiliki tinggi badan 165 cm. Dia berhasil ditangkap karena melakukan kesalahan, yakni berulang kali membuang sepatu-sepatu yang dicuri di taman yang sama. Aksinya ini tentu saja terekam oleh kamera CCTV yang ada di taman tersebut.

Sesuai adat istiadat setempat, warga Korea sering melepas sepatu mereka ketika masuk ke dalam rumah maupun ke dalam restoran. Sepatu-sepatu yang dilepas ini biasanya diletakkan di sebuah rak yang ada di pintu masuk.

(nvc/ita)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel