detikcom
Rabu, 26/09/2012 00:29 WIB

Mahasiswa ITM Demo, Rektor 'Tersandera' di Kampus

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan, - Aksi protes mahasiswa Institut Teknologi Medan (ITM) berbuntut pemblokiran terhadap kampus di Jalan Gedung Arca, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Rektor pun tertahan di dalam kampus hingga tengah malam.

Rektor ITM Prof Ilmi Abdullah sempat tertahan hingga pukul 23.15 WIB, Selasa (25/9/2012) malam, di dalam areal kampus karena pemblokiran itu. Seluruh gerbang kampus ditutup dan dijagai mahasiswa sejak sekitar pukul 18.30 WIB.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, pemblokiran kampus itu terkait dengan pelaksanaan Orientasi Pengenalan Studi dan Pengenalan Kampus (Ospek) terhadap ratusan mahasiswa baru ITM. Setelah pelaksanaan sekitar dua pekan, ternyata inagurasi yang rencananya digelar di satu kawasan wisata ditiadakan.

“Pihak rektorat menyatakan tidak ada induk organisasi Badan Eksekutif Mahasiswa untuk mengakomodirnya. Padahal dana itu sudah termasuk dalam biaya pendaftaran mahasiswa baru,” ujar seorang mahasiswa.

Sebagai bentuk protes atas masalah itu, puluhan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi sejak pukul 14.00 WIB dan berlangsung hingga malam. Sayangnya tuntutan mahasiswa tidak kunjung ditanggapi. Aksi pun berlanjut menjadi pemblokiran kampus.

Rektor yang ada di dalam kampus tidak diizinkan keluar, sementara di luar kampus mahasiswa membakar ban dan berorasi secara bergantian mengecam pihak rektorat terkait berbagai masalah di kampus.

Rektor akhirnya bisa keluar dari gerbang utama dengan berjalan kaki setelah dibantu beberapa orang. Tak lama kemudian mahasiswa membubarkan diri.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(rul/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%