detikcom
Selasa, 25/09/2012 18:20 WIB

Pinjam Motor Wartawan, Gubernur Jabar Sidak Stasiun Bogor

Rafik Maeilana - detikNews
Foto: rafik maeilana/detikcom
Bogor - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, meminjam motor salah satu wartawan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Stasiun Bogor, Selasa (25/9/2012). Kunjungan ini dilakukan untuk melihat kesemrawutan parkir di Jalan Mayor Oking, Kota Bogor.

Sebelum sidak, gubernur bersantap siang di salah satu kedai sate di bilangan Paledang. Usai melaksanakan ibadah salat Zuhur, gubernur langsung bertolak ke Stasiun Bogor.

"Lebih enak naik motor, biar tidak macet. Lebih cepat sampainya. Saya boleh numpang motor siapa ini?" katanya kepada wartawan.

Gubernur akhirnya memilih sepeda motor salah satu wartawan. Dengan santainya, ia meminjam helm dan menaiki sepeda motor tersebut.

Sesampai di Stasiun Bogor, gubernur langsung disambut Kepala Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor, Suharto. Rombongan langsung meninjau jalur pejalan kaki di sekitar stasiun.

Gubernur menyempatkan diri menyapa para pedagang dan mengayuh becak yang ditumpangi oleh pemilik becak di depan stasiun. Ia juga bertemu manajemen Stasiun Bogor yang dipimpin Wakil Kepala Stasiun, Enjang Syarif Budiman, dan mengecek kereta commuter line yang baru datang dari Jakarta dan KA Bumi Geulis yang melayani rute Bogor-Sukabumi.

Gubernur berharap, PT KAI dapat memaksimalkan pelayanannya sehingga masyarakat lebih terlayani dengan baik. Sidak diakhiri di lahan parkir di Stasiun Bogor.

"Diharapkan parkir pinggir jalan sudah tidak ada lagi. Pemkot bersama PT KAI harus saling berkoordinasi," katanya.

Selain sidak, agenda gubernur di Bogor adalah menghadiri orasi ilmiah Wakil Presiden Boediono dalam acara Dies Natalis IPB ke-49 di Kampus Dramaga.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(try/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%