detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 07:52 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 25/09/2012 17:50 WIB

TNI Mutasi 85 Pati

Ramdhan Muhaimin - detikNews
TNI (ilustrasi)
Jakarta - Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan mutasi terhadap 85 Perwira Tinggi (Pati) di jajarannya. Mutasi tersebut dalam rangka pembinaan organisasi di TNI.

"Juga untuk mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang sangat dinamis dan semakin berat ke depan, TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja TNI melalui mutasi dan promosi jabatan personel di tingkat Strata Perwira Tinggi (Pati) TNI, sehingga kinerja TNI ke depan lebih optimal," tulis Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Cpl Ir Minulyo Suprapto, dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Selasa (25/9/2012).

Mutasi 85 Pati TNI tersebut berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/639/IX/2012 tanggal 24 September 2012, tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI. Mutasi jabatan 85 Pati TNI ini terdiri dari 11 Pati di lingkungan Mabes TNI, 29 Pati di lingkungan TNI AD, 19 Pati di lingkungan TNI AL, 14 Pati di lingkungan TNI AU, 3 Pati di lingkungan Kemhan RI, 2 Pati di lingkungan Basarnas, 3 Pati di lingkungan Lemhannas, 2 Pati di lingkungan BIN, 1 Pati di lingkungan Setneg dan 18 Pati dalam rangka pensiun.

Beberapa Pati yang dimutasi dengan jabatan baru antara lain Mayjen TNI Dicky Wainal Usman dari Asrena Kasad menjadi Pangdam VI/Mlw, Mayjen TNI Eko Wiratmoko dari Aspam Kasad menjadi Pangdam XVI/Ptm, Mayjen TNI Christian Zebua dari TA Pengajar Bidang Padnas Lemhannas menjadi Pangdam XVII/Cen, Laksda TNI Bambang Dwi Nirbito dari Pa Sahli Tk. III Wassus dan LH Panglima TNI menjadi Staf Khusus Kasal, dan Marsda TNI Bambang Iswahyudi dari Koorsahli Kasau menjadi Staf Khusus Kasau.

Sementara beberapa Pati yang dipromosikan jabatan antara lain Mayjen TNI Subekti dari Pangdam VI/Mlw menjadi Rektor Unhan, Kolonel Kav Bambang Hastawan dari Sekretaris Dispenad menjadi Kapuskom Publik Kemhan, Kolonel Inf Sigit Yuwono dari Staf khusus Kasad menjadi Pati Ahli Kasad Bidang Sosbud, dan Brigjen TNI Iskandar M Sahil dari Kasdam IM menjadi Pa Sahli Tk. III Bidang Komsos Panglima TNI.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(rmd/vta)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%