detikcom
Selasa, 25/09/2012 17:02 WIB

14 Penyidik Polri di KPK Resmi 'Pulang Kampung' ke Mabes

Andri Haryanto - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - 14 Orang penyidik yang sebelumnya diperbantukan di KPK, terhitung hari ini resmi tidak lagi bertugas di KPK. Belasan perwira menengah itu sudah melaporkan ke Mabes Polri dan masih menunggu posisi penugasan yang baru.

"Sudah 14 yang hadir dan menyatakan siap kembali untuk bekerja di Kepolisian, hari ini mereka sudah melapor," kata Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar, di Jakarta, Selasa (25/9/2012).

14 Perwira polisi ini terdiri dari enam orang berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) dan sisanya Komisaris Polisi (Kompol). Mereka tercatat habis masa penugasan di KPK sebagai penyidik tertanggal 12 September 2012.

Disinggung mengenai enam orang penyidik yang belum melaporkan ke Mabes Polri sesuai dengan surat yang tercatat sebelumnya, bahwa masa kerja mereka telah selesai di KPK, Boy tidak mengetahui jelas alasan keenam perwira tersebut belum melaporkan ke Mabes Polri.

"Yang lainnya masih menunggu (melapor), kemungkinan tugas yang tidak bisa ditinggalkan. Yang penting sudah ada pemberitahuan," jawab Boy. Rata-rata mereka berpangkat Kompol dan AKP (Ajun Komisaris Polisi).

Bagi 14 penyidik yang dinyatakan resmi bertugas kembali di Mabes Polri, jelas Boy, secara otomatis sudah bertugas di Mabes Polri meskipun mereka masih non-job.

"Mereka langsung bertugas di sini (Mabes), tentu akan ada surat tugas baru lagi. Kalau mereka penyidik apakah nanti ditugaskan sebagai penyidik di bareskrim atau kewilayahan," papar Boy.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(ahy/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%