Selasa, 25/09/2012 09:46 WIB

Ahmadinejad Sebut Israel Akan Lenyap

Rita Uli Hutapea - detikNews
foto: Reuters
New York, - Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad kembali melontarkan pernyataan kerasnya mengenai Israel. Dicetuskan Ahmadinejad, Israel tak punya akar di Timur Tengah dan akan lenyap.

Ahmadinejad juga mengatakan, dirinya tidak menganggap serius ancaman bahwa Israel akan melancarkan serangan militer terhadap fasilitas nuklir Iran.

"Iran telah ada selama sekitar 7 ribu, 10 ribu tahun terakhir. Mereka (Israel) telah menduduki wilayah-wilayah itu selama 60 sampai 70 tahun terakhir, dengan dukungan dan kekuatan Barat. Mereka tak punya akar di sana dalam sejarah," cetus Ahmadinejad mengenai berdirinya negara modern Israel pada tahun 1948, seperti dilansir Reuters, Selasa (25/9/2012).

"Kami yakin bahwa mereka telah berada di jalan buntu dan mereka sedang mencari cara-cara baru guna keluar dari jalan buntu ini. Iran tak akan hancur dengan bom-bom asing," kata Ahmadinejad yang berbicara melalui penterjemah di hotelnya di Manhattan, New, York, AS.

"Pada dasarnya kami tidak menganggap serius ancaman-ancaman Zionis," tegas Ahmadinejad yang berada di New York untuk menghadiri Sidang Majelis Umum PBB.

"Kami memiliki semua alat-alat pertahanan yang akan kami gunakan dan kami siap membela diri kami," tandasnya. Hal tersebut disampaikan Ahmadinejad menjelang dimulainya sesi Sidang Majelis Umum PBB.

Sebelumnya, dalam pertemuan dengan Sekjen PBB Ban Ki-moon di New York pada Minggu, 23 September waktu setempat, Ahmadinejad telah diingatkan untuk tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan retorika yang bersifat menghasut.

Pada tahun 2005, Ahmadinejad pernah menyebut Israel "tumor" dan mengulangi kata-kata pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini yang menyebutkan bahwa Israel harus "dihapus dari peta".



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ita/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%