detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 09:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 25/09/2012 09:46 WIB

Ahmadinejad Sebut Israel Akan Lenyap

Rita Uli Hutapea - detikNews
foto: Reuters
New York, - Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad kembali melontarkan pernyataan kerasnya mengenai Israel. Dicetuskan Ahmadinejad, Israel tak punya akar di Timur Tengah dan akan lenyap.

Ahmadinejad juga mengatakan, dirinya tidak menganggap serius ancaman bahwa Israel akan melancarkan serangan militer terhadap fasilitas nuklir Iran.

"Iran telah ada selama sekitar 7 ribu, 10 ribu tahun terakhir. Mereka (Israel) telah menduduki wilayah-wilayah itu selama 60 sampai 70 tahun terakhir, dengan dukungan dan kekuatan Barat. Mereka tak punya akar di sana dalam sejarah," cetus Ahmadinejad mengenai berdirinya negara modern Israel pada tahun 1948, seperti dilansir Reuters, Selasa (25/9/2012).

"Kami yakin bahwa mereka telah berada di jalan buntu dan mereka sedang mencari cara-cara baru guna keluar dari jalan buntu ini. Iran tak akan hancur dengan bom-bom asing," kata Ahmadinejad yang berbicara melalui penterjemah di hotelnya di Manhattan, New, York, AS.

"Pada dasarnya kami tidak menganggap serius ancaman-ancaman Zionis," tegas Ahmadinejad yang berada di New York untuk menghadiri Sidang Majelis Umum PBB.

"Kami memiliki semua alat-alat pertahanan yang akan kami gunakan dan kami siap membela diri kami," tandasnya. Hal tersebut disampaikan Ahmadinejad menjelang dimulainya sesi Sidang Majelis Umum PBB.

Sebelumnya, dalam pertemuan dengan Sekjen PBB Ban Ki-moon di New York pada Minggu, 23 September waktu setempat, Ahmadinejad telah diingatkan untuk tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan retorika yang bersifat menghasut.

Pada tahun 2005, Ahmadinejad pernah menyebut Israel "tumor" dan mengulangi kata-kata pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini yang menyebutkan bahwa Israel harus "dihapus dari peta".



Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(ita/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%