detikcom
Selasa, 25/09/2012 01:34 WIB

Menteri PDT Ingin Minum Air dari Aceh Hingga Papua

irwan Nugroho - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Keinginan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faisal Zaini yang satu ini boleh dibilang tak biasa. Ia ingin meminum air minum mulai dari Aceh hingga Papua. Sedang punya nazar?

Keinginan Helmy itu terkait dengan tekad pemerintah untuk menyediakan air bersih bagi seluruh masyarakat di Indonesia. Saat ini, masih banyak warga terutama yang tinggal di daerah tertinggal yang belum memperoleh akses air layak konsumsi.

Senin (24/9/2012), menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu meresmikan satu unit instalasi air bersih di Distrik Yendidori, Kabupaten Biak, Papua.

Bupati Biak Yusuf Melianus Marian mengatakan, sebelumnya, sangat sulit bagi warganya untuk mendapatkan air bersih. Bagi mereka, perlu berjalan berkilo-kilo meter untuk mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

"Saya setiap ke daerah ini dulu selalu merenung. Tapi sekarang air sudah datang ke rumah warga. Saya selalu singgah dan minum di sini," ucap Yusuf.

Menurut Helmy, air bersih adalah pemenuhan infrastruktur dasar bagi warga yang tinggal di daerah terpencil. Infrastruktur dasar lainnya yang diperlukan adalah listrik dan jalan.

"Secara pribadi, kalau Pak Bupati tadi keliling dan minum air di sini, saya juga berniat untuk minum air sumur dari Aceh hingga Papua," cetusnya.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(irw/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%