detikcom
Senin, 24/09/2012 22:59 WIB

Walikota Palembang Soroti Kondisi Pasar 16 Ilir yang Kumuh & Berantakan

Taufik Wijaya - detikNews
Jakarta - Sejak awal memimpin kota Palembang, Eddy Santana Putra sangat konsen
dengan penataan pasar tradisional. Salah satu yang sukses, yakni
merelokasi pasar buah di depan Benteng Kuto Besak dan termasuk Pasar
Pagi 16 Ilir.

Namun, meskipun telah ditata, Pasar 16 Ilir tetap saja semrawut atau
terkesan tak terawat. Seperti kotor, berbau, dan berantakan.

Atas informasi tersebut, Eddy Santana Putra bersama jajarannya, Senin
(24/9/2012) berkunjung ke pasar yang terletak di pinggir Sungai Musi
ini.

Eddy pun melihat sejumlah fasilitas yang tidak terawat, bahkan cukup
mengkhawatirkan. Misalnya penataan kabel listrik, toilet, saluran
drainase, hingga kesemrawutan pedagang yang menggelar dagangan,
seperti sejumlah lapak milik pedagang menghalangi jalan.

"Potensi Pasar 16 ini sangat besar. Beragam kepentingan masyarakat ada
di sini. Oleh karena itu, fasilitas dan kondisi, serta pelayanan pun
harus baik. Instansi terkait (PD Pasar) harus segera mencarikan
solusinya, dan kita akan bantu mengatasinya,” ujar Eddy yang ditemui di lokasi.

Fasilitas yang dinilai Eddy memprihatinkan, yakni instalasi kabel
listrik yang terlihat semrawut, sehingga berpotensi menjadi penyebab
kebakaran. Demikian juga dengan toilet yang sudah terlihat kotor dan
sangat jorok.

“Saya minta pipa-pipa yang bocor diperbaiki, dan saluran pembuangan ke
Sungai Musi juga harus diawasi,” kata pria yang juga cagub Sumsel itu.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(tw/trq)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close