detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 10:00 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 24/09/2012 13:30 WIB

10 Kisah Kelahiran Bayi Paling Menakjubkan

Sukma Indah Permana - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 2 dari 11 Next »
(dok The Telegraph)
Wanita Melahirkan pada 10-10-10, 09-09-09, dan 08-08-08

Seorang ibu rumah tangga di Michigan (AS) bernama Barbara Shoper melahirkan putrinya yang bernama Cearra pada 10-10-10. Sebelumnya, ia melahirkan putranya pada tanggal 09-09-09 dan putrinya pada 08-08-08 dengan kemungkinan kejadian 50 juta banding satu. Demikian diberitakan Daily Mail, 15 Oktober 2010.

Shoper mengatakan dia dan suaminya tak pernah merencanakan dengan sengaja tanggal kelahiran putra-putrinya ini. Ia bercerita bahwa putri bungsunya lahir prematur. Bagi Barbara dan suaminya, ketiga putra-putrinya ini adalah keajaiban yang langka.

Kejadian kelahiran di tanggal cantik ini hanya akan terjadi sekali setahun dalam 12 tahun pertama dalam satu abad. Keluarga Shoper sebenarnya memiliki kesempatan untuk melahirkan anaknya di tanggal cantik 11-11-11 dan 12-12-12. Namun mereka mengaku sudah tidak memiliki rencana untuk memiliki anak lagi.



Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%