detikcom
Minggu, 23/09/2012 22:04 WIB

Laporan dari AS

Tiba di New York, Presiden SBY Disambut Agenda yang Padat

Arifin Asydhad - detikNews
Halaman 1 dari 2
SBY dalam Penerbangan Jakarta-AS/ Arifin Asydhad
Jakarta - Pesawat Airbus A 330-300 yang membawa Presiden SBY dan rombongan mendarat mulus di Bandara JF Kennedy, New York sekitar pukul 08.30 waktu setempat Minggu (23/9/2012). Di New York, SBY memiliki agenda yang padat.

Penerbangan Presiden SBY dari Jakarta menuju New York membutuhkan waktu sekitar 30 jam. Pesawat melakukan transit dua kali, di Dubai dan Paris.

Di dalam pesawat, SBY sempat menemui rombongan dan menyatakan bahwa agenda di New York sangat padat. Banyak pertemuan bilateral yang akan dilakukan Presiden SBY.

Kunjungan utama Presiden SBY ke New York adalah untuk menghadiri sidang Majelis Umum ke-67 PBB. Selain itu, Presiden SBY juga akan menghadiri Indonesian Investment Day dan menyaksikan beberapa penandatanganan MoU dalam bidang bisnis.

Pada hari ini, Presiden SBY dijadwalkan akan memberikan briefing kepada rombongan mengenai persiapan substansi sidang Majelis Umum PBB. Briefing akan digelar di Hotel Millenium, tempat SBY menginap.

Hari Senin (24/9/2012), Presiden SBY akan berkunjung ke markas New York Stock Exchange (NYSE) dan bertemu CEO NYSE. Setelah itu, Presiden SBY akan menyaksikan penandatanganan MoU dengan Boeing. Setelah itu, Presiden masih memiliki agenda yang padat hingga malam hari.

Hari Selasa (25/9/2012), Presiden menghadiri sidang umum PBB dan melakukan sejumlah pertemuan bilateral, antara lain pertemuan dengan Presiden Bulgaria. Kegiatan Presiden SBY akan dihabiskan di markas umum PBB hingga petang hari.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(asy/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 02/10/2014 14:12 WIB
    Ridwan Hasan Saputra: Matematika Sulit, Itu Fitnah
    Gb Pekan lalu, media sosial dihebohkan menyusul kabar tentang tugas matematika seorang siswa sekolah dasar bernama Habibi, yang mendapat nilai merah dari gurunya. Habibi disalahkan sang guru karena menuliskan bahwa 4 + 4 + 4 + 4 + 4 + 4 = 4x6, bukan 6x4.
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
59%
Kontra
41%