detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 15:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 23/09/2012 22:04 WIB

Laporan dari AS

Tiba di New York, Presiden SBY Disambut Agenda yang Padat

Arifin Asydhad - detikNews
Halaman 1 dari 2
SBY dalam Penerbangan Jakarta-AS/ Arifin Asydhad
Jakarta - Pesawat Airbus A 330-300 yang membawa Presiden SBY dan rombongan mendarat mulus di Bandara JF Kennedy, New York sekitar pukul 08.30 waktu setempat Minggu (23/9/2012). Di New York, SBY memiliki agenda yang padat.

Penerbangan Presiden SBY dari Jakarta menuju New York membutuhkan waktu sekitar 30 jam. Pesawat melakukan transit dua kali, di Dubai dan Paris.

Di dalam pesawat, SBY sempat menemui rombongan dan menyatakan bahwa agenda di New York sangat padat. Banyak pertemuan bilateral yang akan dilakukan Presiden SBY.

Kunjungan utama Presiden SBY ke New York adalah untuk menghadiri sidang Majelis Umum ke-67 PBB. Selain itu, Presiden SBY juga akan menghadiri Indonesian Investment Day dan menyaksikan beberapa penandatanganan MoU dalam bidang bisnis.

Pada hari ini, Presiden SBY dijadwalkan akan memberikan briefing kepada rombongan mengenai persiapan substansi sidang Majelis Umum PBB. Briefing akan digelar di Hotel Millenium, tempat SBY menginap.

Hari Senin (24/9/2012), Presiden SBY akan berkunjung ke markas New York Stock Exchange (NYSE) dan bertemu CEO NYSE. Setelah itu, Presiden SBY akan menyaksikan penandatanganan MoU dengan Boeing. Setelah itu, Presiden masih memiliki agenda yang padat hingga malam hari.

Hari Selasa (25/9/2012), Presiden menghadiri sidang umum PBB dan melakukan sejumlah pertemuan bilateral, antara lain pertemuan dengan Presiden Bulgaria. Kegiatan Presiden SBY akan dihabiskan di markas umum PBB hingga petang hari.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(asy/mpr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%