detikcom

Minggu, 23/09/2012 17:55 WIB

WN India Pembunuh Asywarah Baru Sebulan Tinggal di Apartemen Kalibata City

Juwari - detikNews
Jakarta - Asywarah Indah Sari Eka Putri Sakti (26) tewas dibunuh calon suaminya sendiri, Mirza Nurzaman (31). Nyawa Asywarah melayang di apartemen yang dihuni kekasihnya di Kalibata City. Ternyata Mirza yang merupakan warga negara India itu baru sebulan tinggal di apartemen tersebut.

"Menurut informasi dari sekuriti setempat, itu sewa dan baru satu bulan tinggal di tempat tersebut" kata Kapolsek Pancoran, Kompol Lendy, saat dihubungi detikcom, Minggu (23/9/2012).

Mirza yang menabrakkan diri ke kereta api yang lewat setelah membunuh Asywarah saat ini jenazahnya masih berada di RSCM. Belum ada informasi soal keluarga Mirza.

"Saat ini belum ada informasi terkait keluarga," ucap Lendy.

Kepolisian hingga saat ini juga belum menghubungi pihak Kedubes India. Selain itu saksi yang diperiksa polisi juga belum maksimal lantaran keluarga Asywarah masih shock.

Asywarah dibunuh calon suaminya sendiri, Mirza Nurzaman, di Apartemen Kalibata City Tower Borneo lantai 16 CG, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Sabtu (22/9) malam. Setelah membunuh Asywarah, Mirza yang merupakan warga negara India menabrakkan diri ke KRL yang tengah melintas di Kalibata.

Keduanya ditengarai terlibat pertengkaran sebelum pembunuhan terjadi. Namun polisi belum mengetahui penyebab pertengkaran pasangan itu lantaran minimnya para saksi.

Selain luka gorok di leher Asywarah, tidak ada luka-luka kekerasan lain yang terdapat di tubuhnya.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(vit/fiq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
75%
Kontra
25%