detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 10:00 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 23/09/2012 17:55 WIB

WN India Pembunuh Asywarah Baru Sebulan Tinggal di Apartemen Kalibata City

Juwari - detikNews
Jakarta - Asywarah Indah Sari Eka Putri Sakti (26) tewas dibunuh calon suaminya sendiri, Mirza Nurzaman (31). Nyawa Asywarah melayang di apartemen yang dihuni kekasihnya di Kalibata City. Ternyata Mirza yang merupakan warga negara India itu baru sebulan tinggal di apartemen tersebut.

"Menurut informasi dari sekuriti setempat, itu sewa dan baru satu bulan tinggal di tempat tersebut" kata Kapolsek Pancoran, Kompol Lendy, saat dihubungi detikcom, Minggu (23/9/2012).

Mirza yang menabrakkan diri ke kereta api yang lewat setelah membunuh Asywarah saat ini jenazahnya masih berada di RSCM. Belum ada informasi soal keluarga Mirza.

"Saat ini belum ada informasi terkait keluarga," ucap Lendy.

Kepolisian hingga saat ini juga belum menghubungi pihak Kedubes India. Selain itu saksi yang diperiksa polisi juga belum maksimal lantaran keluarga Asywarah masih shock.

Asywarah dibunuh calon suaminya sendiri, Mirza Nurzaman, di Apartemen Kalibata City Tower Borneo lantai 16 CG, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Sabtu (22/9) malam. Setelah membunuh Asywarah, Mirza yang merupakan warga negara India menabrakkan diri ke KRL yang tengah melintas di Kalibata.

Keduanya ditengarai terlibat pertengkaran sebelum pembunuhan terjadi. Namun polisi belum mengetahui penyebab pertengkaran pasangan itu lantaran minimnya para saksi.

Selain luka gorok di leher Asywarah, tidak ada luka-luka kekerasan lain yang terdapat di tubuhnya.



Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(vit/fiq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%