detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 22:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 23/09/2012 12:25 WIB

Korban Pembunuhan di Apartemen Kalibata Dimakamkan di TPU Pondok Kelapa

Rini Friastuti - detikNews
Jakarta - Jenazah Asywarah Indah Sari Eka Putri Sakti (26), korban pembunuhan di Apartemen Kalibata City Tower Borneo lantai 16 CG, Pancoran, Jakarta Selatan, saat ini telah berada di rumah duka. Usai disalatkan, jenazah dibawa ke TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, untuk dimakamkan.

Di kediaman Asyawarah, di Kompleks Pemda DKI Blok O nomer 12, Duren Sawit, Jakarta Timur, sekitar pukul 11.00 WIB, beberapa orang ikut mensalatkan jenazah pegawai bank swasta ini. Setelah disalatkan dan dilayat oleh kerabatnya, jenazah langsung dibawa dengan menggunakan mobil jenazah dari Bank Muamalat ke TPU Pondok Kelapa untuk dimakamkan. Isak tangis mengiringi kepergian jenazah.

Keluarga yang berada rumah duka juga enggan berkomentar kepada wartawan tentang sosok Asyawarah. "Maaf kami dalam masa berkabung," kata salah seorang kerabat yang enggan disebut namanya, Minggu (23/9/2012).

Sebuah karangan bunga diletakkan di depan rumah yang bercat putih dan berpagar besi berwarna hitam itu. 'Telah Berpulang ke Rahmatullah Asyawarah Indah Sari Eka Putri (26). Meningal jam 19.30. Dimakamkan di Pondok Kelapa' begitu tulisan yang ada di karangan bunga itu.

Asywarah tewas setelah dibunuh oleh calon suaminya berkebangsaan India, Mirza Nurzaman (31). Keduanya bertengkar sebelum pembunuhan terjadi. Namun polisi belum mengetahui penyebab pertengkaran keduanya. Hal ini dikarenakan tidak ada saksi yang berada di sekitar tempat kejadian tersebut.

Selain luka gorok di leher Asywarah, tidak ada luka-luka kekerasan lain yang terdapat di tubuhnya. Pelaku yang diketahui merupakan warga negara India ini setelah menjalankan aksi jahatnya, langsung menabrakkan diri ke kereta api yang sedang melintas.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fiq/vit)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%