detikcom
Minggu, 23/09/2012 12:25 WIB

Korban Pembunuhan di Apartemen Kalibata Dimakamkan di TPU Pondok Kelapa

Rini Friastuti - detikNews
Jakarta - Jenazah Asywarah Indah Sari Eka Putri Sakti (26), korban pembunuhan di Apartemen Kalibata City Tower Borneo lantai 16 CG, Pancoran, Jakarta Selatan, saat ini telah berada di rumah duka. Usai disalatkan, jenazah dibawa ke TPU Pondok Kelapa, Jakarta Timur, untuk dimakamkan.

Di kediaman Asyawarah, di Kompleks Pemda DKI Blok O nomer 12, Duren Sawit, Jakarta Timur, sekitar pukul 11.00 WIB, beberapa orang ikut mensalatkan jenazah pegawai bank swasta ini. Setelah disalatkan dan dilayat oleh kerabatnya, jenazah langsung dibawa dengan menggunakan mobil jenazah dari Bank Muamalat ke TPU Pondok Kelapa untuk dimakamkan. Isak tangis mengiringi kepergian jenazah.

Keluarga yang berada rumah duka juga enggan berkomentar kepada wartawan tentang sosok Asyawarah. "Maaf kami dalam masa berkabung," kata salah seorang kerabat yang enggan disebut namanya, Minggu (23/9/2012).

Sebuah karangan bunga diletakkan di depan rumah yang bercat putih dan berpagar besi berwarna hitam itu. 'Telah Berpulang ke Rahmatullah Asyawarah Indah Sari Eka Putri (26). Meningal jam 19.30. Dimakamkan di Pondok Kelapa' begitu tulisan yang ada di karangan bunga itu.

Asywarah tewas setelah dibunuh oleh calon suaminya berkebangsaan India, Mirza Nurzaman (31). Keduanya bertengkar sebelum pembunuhan terjadi. Namun polisi belum mengetahui penyebab pertengkaran keduanya. Hal ini dikarenakan tidak ada saksi yang berada di sekitar tempat kejadian tersebut.

Selain luka gorok di leher Asywarah, tidak ada luka-luka kekerasan lain yang terdapat di tubuhnya. Pelaku yang diketahui merupakan warga negara India ini setelah menjalankan aksi jahatnya, langsung menabrakkan diri ke kereta api yang sedang melintas.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fiq/vit)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
71%
Kontra
29%