Minggu, 23/09/2012 11:59 WIB

Korban Pembunuhan di Apartemen Kalibata Dikenal Tidak Neko-neko

Rini Friastuti - detikNews
Jakarta - Asywarah Indah Sari Eka Putri Sakti (26), korban pembunuhan di Apartemen Kalibata City Tower Borneo lantai 16 CG, Pancoran, Jakarta Selatan, adalah seorang karyawati di salah satu bank swasta di Jakarta. Wanita muda ini dikenal sebagai sosok yang tidak neko-neko atau tidak aneh-aneh di mata teman sekantornya.

"Kalau sehari-hari di kantor, Asywarh baik itu banget, tidak neko-neko," ujar Dedi, salah seorang rekan Asywarah di rumah duka di Kompleks Pemda DKI Blok O nomer 12, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (23/9/2012).

Dedi mengaku shock dengan berita kematian rekannya tersebut dan terakhir bertemu dengan wanita berjilbab itu pada Jumat (21/9) lalu. "Saya dapat kabar jam 3 dini hari dan masih banyak teman yang tidak tahu kabar ini," terangnya.

Terkait sosok pacar yang juga pelaku pembunuhan atas Asywarah, Mirza Nurzaman (31), Dedi menyebutkan dirinya tidak mengenalnya. "Kalau dijemput pernah, cuma tidak sama dia (Mirza)," kata Dedi.

Rencananya, Asywarah dan Mirza akan menikah pada 29 September mendatang. "Padahal undangan telah disebar," ucapnya.

Polisi belum mengetahui penyebab pertengkaran keduanya sebelum pembunuhan terjadi. Hal ini dikarenakan tidak ada saksi yang berada di sekitar tempat kejadian tersebut. Pihak keamanan melakukan olah TKP di tempat terbunuhnya Indah dan tempat Mirza melakukan bunuh diri di rel kereta api Kalibata.

Selain luka gorok di leher Asywarah, tidak ada luka-luka kekerasan lain yang terdapat di tubuhnya. Pelaku yang diketahui merupakan warga negara India ini setelah menjalankan aksi jahatnya, langsung menabrakkan diri ke kereta api.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(fiq/vta)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%