Detik.com News
Detik.com
Minggu, 23/09/2012 10:37 WIB

Perangi Kekerasan, Ratusan Pelajar Dapat Pelatihan Antiterorisme

Juwari - detikNews
Jakarta - Terorisme masih menghantui Indonesia. Upaya preventif dilakukan untuk mencegah kemunculan aksi terorisme dan kekerasan lainnya. Hal itu antara lain dilakukan dengan memberi pelatihan antiterorisme kepada ratusan pelajar.

Sekitar 300 pelajar SMU dan pesantren dari 30 provinsi di Indonesia terlibat dalam kegiatan yang digelar di PP PON, Jl Jambore Raya, Cibubur, Jakarta Timur. Kegiatan berlangsung sejak Kamis 20 September lalu dan berakhir pada Minggu (23/9/2012) ini. Para peserta berasal dari 75 SMU dan 35 pesantren di berbagai Indonesia.

Pelatihan yang mengambil tema 'Birru Youth Training: Inspiring Future Leader for Peace' ini digelar Lazuardi Birru yang bekerja sama dengan beberapa pihak seperti Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian Agama.

"Pelatihan ini bertujuan membangun imunitas bagi remaja dalam menanggulangi epidemi virus kekerasan, radikalisme dan terorisme di Indonesia," ujar Ketua Lazuardi Birru, Dhyah Madya Ruth.

Menurutnya, kekerasan yang terjadi belakangan ini kerap diidentikkan dengan remaja. Padahal remaja yang terlibat dalam aksi radikal dan terorisme merupakan korban ideologi kekerasannya sendiri.

"Genersi muda merupakan target yang paling mudah dan utama direkrut oleh kelompok radikal dan teroris. Untuk itu remaja harus diberi bekal yang cukup sehingga mereka bisa membentengi dirinya dari bahaya radikalisme dan terorisme yang kerap mengintai," papar Dhyah.

Dalam kegiatan itu para pelajar mendapat pendalaman materi atas 4 modul wawasan kebangsaan. Digelar pula dialog interaktif dengan mantan Ketua Jamaah Islamiyah Mantiqi III, Nasir Abbas. Digelar pula pertunjukan kreatif seluruh peserta dengan permainan simulasi yang menggambarkan semangat kerja sama mewujudkan Indonesia damai.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(vit/fiq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%