Minggu, 23/09/2012 09:11 WIB

Pimpin Jakarta, Jokowi Harus Bisa 'Taklukkan' DPRD DKI

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Merujuk pada hasil quick count seluruh lembaga survei, Jokowi sudah dinyatakan sebagai pemenang Pilgub DKI 2012. Namun perjuangan politisi PDIP ini belum berakhir. Untuk memimpin Jakarta, Jokowi harus bisa 'menaklukkan' DPRD DKI.

Tugas itu bukan perkara mudah. Kenapa tak mudah? Karena Jokowi dan wakilnya Ahok, hanya didukung oleh dua partai, yakni PDIP dan Gerindra. Gabungan suara dua partai ini di DPRD DKI hanya 17 dari total 94 kursi.

Jokowi tidak dapat menjalankan program-programnya, jika tidak mendapat lampu hijau dari DPRD DKI. Namun pria yang kini masih tercatat aktif sebagai Walikota Solo ini dinilai akan mampu melewati itu, jika memiliki program yang mengakomodir kepentingan masyarakat luas.

"Risiko semacam itu memang imbas dari pola presidensiil. Seorang presiden atau kepala daerah harus berhadapan dengan partai yang ada di parlemen. Itu kondisi yang harus dihadapi oleh seorang kepala daerah," ujar pakar politik dari UI, Maswadi Rauf dalam perbincangan dengan detikcom, Minggu (23/9/2012).

Maswadi menilai, Jokowi harus bijaksana dalam menjalin komunikasi dengan DPRD. Menurutnya, sang gubernur baru jangan membuat kebijakan yang konfrontatif dengan parlemen DKI.

"Harus akomodatif. Nah di sini diperlukan kearifan, kebijaksanaan, dan pemikiran yang matang dari seorang Jokowi," ujar Maswadi.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(fjp/spt)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%