detikcom
Sabtu, 22/09/2012 22:53 WIB

FPI Segel Seven Eleven yang Sedang Launching di Pejaten

Danu Mahardika - detikNews
Jakarta - Massa Front Pembela Islam (FPI) Pasar Minggu Sabtu (22/9) hari ini, menggeruduk kios Seven Eleven Pejaten, Jaksel. Mereka lantas menyegel kios waralaba tersebut, karena dinilai menjual minuman keras dengan alkohol yang kelewat batas.

Pantauan detikcom di Seven Eleven di Jl Pejaten Raya, Pasar Minggu, awalnya minimarket ini memang sedianya baru akan menggelar grand launching pada hari ini. Namun di tengah acara peluncuran, mendadak datang rombongan laki-laki berbaju koko dan berompi bertuliskan 'FPI' sekitar 20 orang. Mereka datang menggunakan motor.

Setelah datang, mereka meminta lampu Seven Eleven untuk dimatikan. Rombongan ini juga menempelkan kertas karton berukuran 60 x 40 cm bertuliskan 'Bangunan Ini Disegel oleh Warga Pejaten Barat karena tidak memiliki IMB' dengan karton.

Usai melakukan penyegelan, koordinator rombongan berbaju koko ini angkat bicara.

"Kami dari Ketua FPI Pasar Minggu. Ada Seven Eleven yang kami segel karena tidak memiliki izin IMB dan izin lainnya. Warga sekitar juga menolak Seven Eleven ini," ujar Herianudin yang memperkenalkan dirinya sebagai Ketua FPI Pasar Minggu di lokasi.

Herianudin juga menyebut alasan lain, mengapa FPI melakukan penyegelan. Menurutnya, Seven Eleven itu menjual minuman dengan kadar alkohol yang tinggi.

"Ada minuman keras yang kadar alkoholnya cukup tinggi. 4-5 persen. Mau dibawa kemana generasi kita," ujar Herianudin.

Detikcom, mencoba mewawancarai para petugas Seven Eleven yang tengah mematikan lampu, namun mereka menolak berkomentar. "Saya tidak boleh bicara apa-apa sama FPI," ujar seorang petugas.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(fjp/spt)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%