detikcom
Sabtu, 22/09/2012 12:21 WIB

2 Terduga Teroris Solo Berhubungan dengan Jaringan Perekrutan di Poso

Salmah Muslimah - detikNews
Jakarta - Tim Datasemen Khusus (Densus) 88/Antiteror menangkap dua terduga teroris di Solo bernama Rudi dan Badri. Kepala Badan Penanggulangan Teroris (BNPT), Ansyaad Mbai, mengatakan kedua terduga teroris tersebut masih berkaitan dengan kasus teroris di Bojong Gede dan Poso.

"Menyangkut jaringan perekrutan di Poso," kata Ansyaad saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (22/9/2012).

Ansyaad juga menyebutkan keduanya berhubungan dengan teroris yang ditangkap di Poso, Naim dan Mujib. Rudi ditangkap dekat Solo Square sekitar pukul 23.24 WIB. Sedangkan Fadri ditangkap di dekat rumahnya pukul 05.30 WIB di Solo.

"Berkaitan Naim dan Mujib yang ditangkap 12 Juli lalu di Poso," ujar Ansyaad.

Ansyaad belum merinci barang bukti hasil penangkapan dua terduga teroris tersebut."Barbuk belum bisa diinfokan, nanti diberi tahu," ujarnya.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(slm/mok)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%