detikcom
Sabtu, 22/09/2012 00:42 WIB

2 Pembunuh Penjaga Rumah di Cirebon Didor Polisi

Faiq Rhesa - detikNews
Foto: Faiq Rhesa
Jakarta - Pembunuh penjaga rumah di Jl Nyimas Gandasari 69, Kelurahan Pelakangan, Kecamatan Pelakipan, Kota Cirebon, akhirnya ditangkap aparat kepolisian. Polisi terpaksa menembak kaki dua tersangka tersebut karena melakukan perlawanan saat dicokok petugas.

Dua pembunuh tersebut ditangkap di dua tempat yang berbeda. Tono Afrianto (20), ditangkap di kawasan Ancol Jakarta, dan Jayadi (33) ditangkap di Kudus Jawa Tengah.

"Keduanya mencoba melawan anggota yang hendak menangkap," kata Kapolres Cirebon Kota AKBP Asep Edi Suheri, kepada wartawan, Jumat (21/9/2012), di Mapolresta Cirebon.

Menurutnya, pembunuhan terhadap koban Nasihun (40) penjaga rumah, adalah kasus perampokan murni. "Keduanya, berencana merampok, Selasa (18/9) sekitar pukul 03.00 WIB.

Saat berhasil masuk ke dalam rumah yang disasar pelaku, korban Nasihun memergoki kedua tersangka dan langsung berteriak maling. Para pelaku saat itu tengah mengobok-obok sebuah tas yang ada di dalam rumah. Sempat terjadi tarik menarik antara korban dan para tersangka, karena korban mengira pelaku mengambil barang berharga yang nyatanya adalah celana dalam.

"Keduanya kalap dan langsung menusuk korban dengan pisau pelaku," beber Asep.

Sementara itu, menurut keterangan pelaku, perampokan direncanakan oleh Jayadi. "Kami berdua ingin kembali ke Sumbawa Barat, NTB, tapi kami tidak punya uang. Lalu datanglah ide merampok itu," tutur Jayadi.

Kedua perampok yang ternyata residivis ini, berasal dari Kecamatan Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat.

Beberapa pakaian yang digunakan merampok, sebuah telepon genggam serta dua bilah pisau, diamankan polisi sebagai barang bukti. Keduanya dijerat dengan pasal 338 dan 365 KUHP tentang pembunuhan.



Jokowi Tak Beri Restu, KK Dheeraj Nekat Putar Film Jokowi. Saksikan Cerita Lengkapnya di "Reportase Siang" hari ini, mulai pukul 10.37 WIB Hanya di Transtv

(ahy/ahy)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    60%
    Kontra
    40%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000