detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 01:12 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 21/09/2012 17:01 WIB

Gerindra: Kantor Baru DPD Tak Perlu Ada di 33 Provinsi

Ahmad Toriq - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Rencana pembangunan kantor baru DPD RI di 33 provinsi dinilai tak akan efektif. Kantor itu memang dibutuhkan, namun belum perlu hingga di 33 provinsi.

"Pada waktu rapat dengan DPD memang kami beranggapan pembangunan kantor itu harus selektif, mulailah diprioritaskan, tidak perlu di 33 provinsi," kata Ketua Fraksi Gerindra MPR, Martin Hutabarat, saat dihubungi, Jumat (21/9/2012).

Menurut Martin, keberadaan kantor DPD di provinsi memang diperlukan di beberapa daerah, namun tidak di semua daerah. DPD harus memilah mana saja daerah yang perlu ada kantor DPDnya. Hal itu perlu dilakukan untuk menghemat anggaran.

Martin menilai keberadaan kantor itu akan membuat DPD bisa lebih bekerja untuk rakyat. Menurutnya, selama ini keberadaan DPD seperti ada dan tiada.

"Konstitusi kita kan memberi hak hidup untuk DPD. Namun dari wewenang, DPD ini seolah-olah ada tapi tidak ada," ujar pria yang juga Anggota Komisi III DPR ini.

Selain itu, kantor tersebut juga bisa digunakan untuk mempermudah dan meningkatkan sinergi antara DPR dan DPD. "Dari kantor itu bisa diketahui apa permasalahan di daerah, DPD dan DPR juga bisa bersinergi," imbuhnya.

Anggaran DPD RI pada tahun 2013 dianggarkan sekitar Rp 1,2 triliun. Menurut Sekjen DPD RI Siti Nurbaya, anggaran ini termasuk pembangunan kantor di 33 provinsi yang akan dipakai bersama anggota DPR dan DPD.Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(trq/mpr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%