detikcom
Jumat, 21/09/2012 14:21 WIB

Tahapan Pilgub DKI Belum Usai, Keamanan Harus Dipertahankan

Luhur Hertanto - detikNews
KaBIN Marciano Norman
Jakarta - Suasana aman dan tertib, diharapkan bukan hanya pada hari-H putaran dua Pilgub DKI Jakarta. Proses rekapitulasi yang sedang berlangsung hingga penetapan hasil akhir perolehan suara dua pasangan kontestan oleh KPU DKI Jakarta juga diharapkan aman dan tertib.

"Ingat bahwa penghitungan suara resmi sedang dilakukan, harapan saya masyarakat mengikuti dan menerima hasilnya dengan baik," kata Kepala BIN, Marciano Norman, melalui telepon, Jumat (21/9/2012).

Sebelumnya dia menyampaikan penghargaan kepada masyarakat Jakarta dan tim pemenangan dua pasangan calon atas suasana aman selama pemungutan suara dan penghitungan cepat hasil sementaranya. Semangat seperti ini harus dijaga sebagai bagian pemilihan yang jujur, adil, aman dan damai.

Proses penghitungan suara secara manual, saat ini sedang dilaksanakan KPU DKI Jakarta dan akan ditetapkan sebagai hasil yang resmi pada 28 September 2012. Bila dalam penghitungan dan hasilnya yang dianggap bermasalah, hendaknya disampaikan melalui jalur hukum sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

"Bilamana ada hal-hal yang dipandang tidak tepat, sampaikan keberatan melalui jalur hukum. Insya Allah situasi akan tetap terpelihara kondusif," ujar mantan Danpaspampres ini.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(lh/mpr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%