Jumat, 21/09/2012 11:22 WIB

Menag dan Menhub Lepas Kloter 1 Jamaah Haji Embarkasi Jakarta

Nur Khafifah - detikNews
Jakarta - Kelompok terbang (kloter) pertama jamaah haji asal embarkasi Jakarta berangkat ke Tanah Suci. Menteri Agama Suryadharma Ali dan Menteri Perhubungan EE Mangindaan, Ketua Komisi VIII DPR Ida fauziah dan Dirjen Haji dan Umrah Kemenag Anggito Abimanyu, melepas keberangkatan 905 jamaah ini di Terminal III Bandara Soekarno-Hatta.

Dalam sambutannya Abimanyu Anggito menjelaskan bahwa pada musim haji kali ini Indonesia memberangkatkan 196.412 jamaah dari 12 embarkasi yang terdiri dari 484 kloter. Pemberangkatan para jamaah haji Indonesia ke Tanah Suci ini diperkirakan akan memakan waktu selama satu bulan.

"Ada 12 embarkasi di Indonesia pada tahun ini, Aceh, Medan, Batam, Padang, Palembang, Jakarta, Solo, Surabaya, Banjaramsin, Balikpapapan, Makassar dan embarkasi terbaru Lombok. Semua kloter pertama akan berangkat hari ini kecuali Banjarmasin yang akan berangkat pada 25 September 2012," terang Abimanyu di Terminal III Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Jumat (21/9/2012).

Mengenakan seragam batik warna hijau seperti pada tahun lalu, wajah ratusan para tamu Allah itu berseri-seri tak sabar untuk segera tiba di Tanah Suci. Di antara mereka ada Yanti (45) yang telah menunggu bertahun-tahun untuk menunaikan rukun Islam kelima ini.

"Senenglah soalnya saya udah nunggu dari tahun berapa," ucapnya dengan wajah berseri.

Kloter pertama ini merupakan jamaah berasal dari Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Barat. Rinciannya, 455 orang berasal dari Provinsi Banten dan 450 berasal dari Provinsi Jawa Barat. Mereka akan diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(riz/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%