Jumat, 21/09/2012 01:31 WIB

Jokowi Menangi Pilgub DKI Karena Jadi 'Kesayangan Media'

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Pasangan Jokowi-Ahok memenangi pilgub DKI berdasarkan hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei. Pasangan yang diusung PDIP dan Partai Gerindra ini berhasil unggul karena menjadi kesayangan media (media darling).

"Masalahnya sekarang media juga dalam hal tertentu membentuk orang. Pak Jokowi sangat mendapatkan peluang besar dengan media darling tersebut," ujar pengamat politik dari LIPI, Siti Zuhro, kepada detikcom, Kamis (20/9/2012)..

Menurutnya, media sangat berperan penting dalam pembentukan figur tertentu. Media apapun baik elektronik maupun cetak luar memiliki peran yang luar biasa dan sangat efektif.

Zuhro menjelaskan media darling terhadap Jokowi karena banyaknya opini tentang Jokowi yang lebih positif membentuk sosok pria asal Solo tersebut. "Jadi media tidak akan membaikkan Jokowi jika tidak memiliki kriteria itu.
Media tidak mengada-ada memberitakan, dialah (Jokowi) yang mendapatkan keuntungan, dan dalam konteks itu media juga mengiyakan dengan menjadikan dia ikon," tuturnya.

Zuhro juga menyoroti soal efektifitas partai politik dalam pilgub DKI Jakarta kali ini. Menurutnya, partai politik kurang menunjukkan kinerjanya dalam pilgub DKI Jakarta. Padahal partai politik seharusnya menjadi bursa yang mencetak pemimpin serta memberikan edukasi politik sehingga muncul figur-figur kharismatik.

"Sementara partai politik justru kurang tampil, padahal dalam demokrasi yang utama itu partai politik," tutup Zuhro.

Sejumlah lembaga survei merilis hasil akhir hitung cepat pilgub DKI. Meski dengan metode dan jumlah sampel yang berbeda, hasilnya semua hampir sama. Pasangan Jokowi-Ahok menang.

Hitung cepat ini digelar real time dari sejumlah TPS di Jakarta. Sebagian ada yang disiarkan langsung televisi, sebagian lagi merilisnya di lokasi tertentu.

Berikut hasil hitung cepat lembaga survei pilgub DKI Jakarta:

1. Quick Count LSI-TV One: Jokowi-Ahok 53,68%, Foke-Nara 46,32%.
2. Indo Barometer-Metro TV: Jokowi-Ahok 54,11%, Foke-Nara 45,89%.
3. LSI-SCTV: Jokowi-Ahok: 53,81%, Foke-Nara 46,19%.
4. Kompas: Jokowi-Ahok: 52,97 %, Foke-Nara 47,03%
5. MNC Media-SMRC: Jokowi-Ahok 52,63, Foke-Nara 47,37%.



Reportase Sore

(vid/rmd)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    65%
    Kontra
    35%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel