Detik.com News
Detik.com

Kamis, 20/09/2012 21:54 WIB

Bercanda Saat Kerja, Nyoto Tewas Terjatuh dari Lantai 8

Septiana Ledysia - detikNews
Jakarta - Nyoto Kahono (26) bercanda dengan rekan kerjanya Eko Sutrisno (17) saat sedang bekerja membersihkan kaca lantai 8 gedung apartemen Windstor, Kembangan, Jakbar. Akibatnya, Eko terpeleset dan ditolong oleh Nyoto. Namun nahas, Nyoto malah jatuh.

"Setelah selesai bekerja, Nyoto dan Eko bercanda. Setelah itu, kaki Eko terpeleset ke bawah dan Nyoto berusaha untuk membantu menarik tangan Eko, tetapi malah Nyoto yang jatuh dari lantai delapan," kata Kanitreskrim Polsek Kembangan, AKP Supriyadi, kepada detikcom, Kamis (20/9/2012).

Eko yang terpeleset tidak terjatuh ke tanah dan berhasil naik. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB.

"Mengakibatkan korban mengalami luka pada bagian kepala belakang dan meninggal dunia," ujar Supriyadi.

Jenazah Nyoto lalu dibawa ke RSCM untuk keperluan autopsi. Sementara Eko masih dalam pemeriksaan polisi sebagai saksi atas peristiwa nahas tersebut.

"Mayat korban sudah dibawa ke RSCM untuk keperluan autopsi," tutup Supriyadi.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(vid/rmd)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%