Detik.com News
Detik.com
Kamis, 20/09/2012 19:33 WIB

PD: Kemenangan Jokowi Warning Bagi Calon Pemimpin Tua

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
PD: Kemenangan Jokowi Warning Bagi Calon Pemimpin Tua
Jakarta - Partai Demokrat (PD) mengucapkan selamat kepada Joko Widodo (Jokowi) yang telah memenangkan quick count putaran kedua Pilgub DKI. Kemenangan Jokowi dinilai menjadi warning bagi calon pemimpin yang telah berusia senja.

"Ini sinyal bahaya bagi para calon pemimpin yang berusia tua," kata Wasekjen PD, Ramadhan Pohan, kepada detikcom, Kamis (20/9/2012).

PD awalnya kaget dengan kemenangan Jokowi-Ahok atas Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara) di quick count putaran dua Pilgub DKI. Namun akhirnya PD menyadari, masyarakat lebih suka dipimpin anak muda.

"Hasil ini juga mengejutkan kita semua. Nggak nyangka, Jokowi-Ahok menang signifikan. Walaupun mereka calon belia, tapi rakyat suka. Rakyat mau dipimpin anak-anak muda," nilainya.

PD meyakini kemenangan Jokowi-Ahok, bukanlah kemenangan partai pengusungnya yakni PDIP maupun Gerindra.

"Kami ucapkan selamat buat Jokowi-Ahok. Jakarta sudah memilih. Rakyat memenangkan Jokowi-Ahok, bukan parpol," katanya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/vid)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%