detikcom
Kamis, 20/09/2012 18:58 WIB

KPU DKI Tetapkan Pemenang Pilgub DKI 28 September

Iin Yumiyanti - detikNews
Jakarta - Hasil quick count sejumlah lembaga survei menempatkan pasangan Jokowi-Ahok sebagai pemenang mengalahkan Foke-Nara. Kemenangan versi quick count itu tinggal menunggu pengesahan resmi dari KPU DKI. Kapan?

"28 September diumumkan penetapan," kata anggota KPU DKI Aminullah saat dihubungi detikcom, Kamis (19/9/2012).

Sebelum penetapan, KPU DKI akan melakukan rapat pleno lebih dahulu. Seluruh anggota KPU DKI akan hadir dan menggelar rapat di kantor KPU DKI.

"27 September rapat pleno rekapitulasi penghitungan," jelas Aminullah.

Sesuai jadwal di KPU DKI, pelantikan gubernur terpilih akan dilakukan pada awal Oktober. Bila ada gugatan hasil pemilu, pelantikan akan diundur.

"Pelantikan 7 Oktober. Kalau ada gugatan, pelantikan diundur 1-2 minggu," terangnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ndr/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%