detikcom
Kamis, 20/09/2012 17:36 WIB

Prabowo: Isu SARA Sudah Nggak Mempan

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto menyambut suka cita keunggulan Jokowi-Ahok dalam quick count. Meski masih berupa kemenangan sementara, tapi setidaknya membuktikan bahwa isu SARA sudah tidak mempan di Indonesia.

"Saya bangga dengan rakyat Indonesia, SARA udah nggak mempan. Rakyat sudah dewasa," kata Prabowo kepada wartawan di kantor DPP Gerindra, Jl Harsono RM, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2012).

Menurut Prabowo, selama ini pasangan Jokowi-Ahok banyak menerima serangan. Namun dia bersukur akhirnya mereka hampir bisa dipastikan menang.

"Kita prihatin banyak intimidasi, banyak curang, tapi akhirnya kebenaran yang menang. Kita hanya bersujud, bersukur," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, kemenangan Jokowi-Ahok adalah kemenangan rakyat. Dia percaya Jokowi-Ahok akan membawa perbaikan pemerintahan di Indonesia.

"Ini adalah kemenangan rakyat, kemenangan Pancasila, kemenangan pemerintahan yang bersih," imbuhnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/lh)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%