detikcom
Kamis, 20/09/2012 17:36 WIB

Prabowo: Isu SARA Sudah Nggak Mempan

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Ketua Dewan Pembina Gerindra Prabowo Subianto menyambut suka cita keunggulan Jokowi-Ahok dalam quick count. Meski masih berupa kemenangan sementara, tapi setidaknya membuktikan bahwa isu SARA sudah tidak mempan di Indonesia.

"Saya bangga dengan rakyat Indonesia, SARA udah nggak mempan. Rakyat sudah dewasa," kata Prabowo kepada wartawan di kantor DPP Gerindra, Jl Harsono RM, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2012).

Menurut Prabowo, selama ini pasangan Jokowi-Ahok banyak menerima serangan. Namun dia bersukur akhirnya mereka hampir bisa dipastikan menang.

"Kita prihatin banyak intimidasi, banyak curang, tapi akhirnya kebenaran yang menang. Kita hanya bersujud, bersukur," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, kemenangan Jokowi-Ahok adalah kemenangan rakyat. Dia percaya Jokowi-Ahok akan membawa perbaikan pemerintahan di Indonesia.

"Ini adalah kemenangan rakyat, kemenangan Pancasila, kemenangan pemerintahan yang bersih," imbuhnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(trq/lh)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%