Detik.com News

Kamis, 20/09/2012 11:09 WIB

Aktris fim tuntut sutradara Innocence of Muslims

BBCIndonesia.com - detikNews
Nakoula Basseley Nakoula

Nakoula Basseley Nakoula yang diduga sutradara film itu, kini bersembunyi

Seorang aktris Amerika yang tampil dalam film anti-Islam yang kemudian menjadi biang keladi protes dan kemarahan dunia islam, mengajukan tuntutan terhadap sutradara film itu.

Sang aktris, Cindy Lee Garcia, menuding pembuat film Nakoula Basseley Nakoula menipunya membuat sebuah film berisi "kebencian" padahal sebelumnya dia menjanjikan sebuah film tentang petualangan di padang pasir.

Garcia juga meminta hakim agar memerintahkan situs berbagi video YouTube supaya mencabut peredaran film tersebut.

Potongan film yang diunggah ke YouTube telah menyebabkan kegeraman dunia muslim karena dinilai menghina sosok nabi Muhammad.

Film Innocence of Muslims akhirnya menimbulkan aksi protes jutaan orang di seluruh dunia di Timur Tengah, Afrika Utara dan Asia. Beberapa aksi bahkan diwarnai kekerasan yang menelan korban jiwa dan kerugian harta benda.

Empat warga AS tewas dalam aksi protes termasuk diplomat senior Chris Stephens, yang terbunuh dalam unjuk rasa ricuh di Konsulat AS di kota Benghazi, Libia.

Ancaman mati

Menurut Garcia, dalam naskah yang diterimanya tak ada nama Nabi Muhammad atau kaitan dengan agama tertentu.

Perempuan yang mengajukan gugatan pada hari Rabu (19/9) ini mengklaim sejak film itu beredar di YouTube dirinya kerap mendapat ancaman hukum mati lewat telepon. Garcia juga merasa film itu merusak reputasinya.

dalam gugatan yang diserahkan pada Pengadilan Los Angeles Garcia menuding pembuat film melakukan kebohongan, pencemaran nama dan menyebabkannya menderita tekanan emosional.

Menurut kuasa hukumnya, Garcia menjadi korban penipuan pembuat film.

"Tak sekali pun nama Mohammad disebut selama pembuatan film atau di lokasi. Tak ada kaitan dengan agama atau adegan seks yang diketahui oleh Garcia," tambahnya.

Bakoula membantah dirinya adalah "Sam Bacile", nama samaran yang dipakai pengunggah video ke YouTube.

Pria kelahiran Mesir yang kemudian menjadi warga AS ini bersembunyi setelah mengaku pada media di AS dirinya adalah manajer perusahaan yang membuat film kontroversial itu, meski menurut pejabat pemerintah AS Bakoula adalah sang sutradara.

Bakoula pernah dihukum karena penipuan tahun 2010 dan diperintahkan pengadilan membayar denda resitusi sebesar US$790.000 (sekitar Rp7,5 miliar).

Sejauh ini YouTube menolak permintaan Garcia untuk menghentikan peredaran film itu, meski mereka mengabulkan permintaan serupa di sejumlah negara termasuk Arab saudi, Libia, Mesir, India dan Indonesia.

(bbc/bbc)

  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
92%
Kontra
8%