detikcom
Kamis, 20/09/2012 10:58 WIB

Kedatangan Foke ke TPS Diiringi Keluarga dan Disambut Simpatisan

Ray Jordan - detikNews
Foke dan cucu pada 11 Juli
Jakarta - Cagub incumbent Fauzi Bowo (Foke) mencoblos di TPS 01 Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat. Foke datang diiringi istri, anak, dan cucu-cucunya.

Pantuan detikcom di TPS 01, Foke berangkat dari kediaman dinasnya di Jalan Taman Surapati No 7, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2012), diiringi keluarganya yang memakai pakaian putih-putih. Tak ada raut tegang di wajah Foke. Sambil menggandeng salah seorang cucu dia menebar senyum dan beberapa kali mengacungkan telunjuknya sepanjang perjalanan.

Setelah berjalan sekitar 100 meter, Foke tiba di TPS 01. Di TPS itu, Foke sudah disambut belasan simpatisan yang memakai kaos bergambar hati dan kumis di bagian dada. Mereka berbaris rapi di depan pintu masuk ke TPS.

Foke mendapat nomor urut 34, sedangkan sang istri mendapat nomor urut 38. Tak lama menunggu, Foke bersama istri langsung dipersilakan untuk masuk ke bilik suara. Sebelum masuk ke bilik suara, Foke dan istri membuka dan memamerkan surat suaranya.

Kemudian Foke bersama istri masuk ke bilik suara berbarengan. Tak lama kemudian mereka keluar dan memasukkan surat suara ke kotak suara secara bersamaan.

Keluar dari TPS, Foke langsung disambut wartawan yang sudah menunggunya. Foke yakin bisa mempertahankan posisinya di DKI 1.

"Kita optimis," kata Foke.


(trq/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel