detikcom
Kamis, 20/09/2012 10:26 WIB

Dukungan Cucu untuk Foke: Dear Kokong, We Love You Very Much!

Ray Jordan - detikNews
Foke dan cucu pada 11 Juli
Jakarta - Sebelum menyalurkan hak pilihnya dalam Pilgub DKI 2012, calon gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (Foke) mendapat hadiah dari cucu-cucunya. Mereka membuat gambar-gambar yang berbentuk kumis, hati dan angka 1. Foke tersenyum bahagia menerimanya.

"Kokong, Kokong, look at, look, I made it by myself," ujar salah seorang cucu Foke yang masih kecil di kediaman dinas Gubernur DKI Jakarta, Jalan Taman Suropati nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2012).

"Wow!" ujar Foke yang mengenakan baju koko putih sambil terseyum.

Sontak peristiwa ini menarik perhatian awak media. Mereka pun kemudian diminta untuk foto bersama. Dengan wajah ceria, sang cucu yang mengenakan baju gamis anak warna putih itu mengangkat jari telunjuknya.

"Number one. Number one," ujarnya ceria.

Almira, cucu Foke lainnya mengatakan, buku bergambar tersebut merupakan bentuk dukungan untuk Foke. "Manggilnya (Foke) Kokong. Ya harus semangat dan optimis. Ini hadiah dari cucu, ada buku yang kita bikin. Ini yang bikin Syla, kalau ini aku yang bikin," ujar Almira yang berumur sekitar 7 tahun.

Salah satu gambar yang diperlihatkan berisi kalimat dukungan kepada Foke, yaitu:

"Almira, Syla, Jameela, Rakhsan, Zareef, Aleema, and Sofia, Your thankful grandchildren,
Dear Kokong and Nenek, we love you very much, we want to give you some children support! Here are some pictures we made for you! You are the leaders of the family, you are the role models for everyone! We are so proud."


(jor/trq)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel