detikcom
Kamis, 20/09/2012 10:05 WIB

JK Tetap Pilih Cagub yang Sama dengan Putaran I, Siapa Dia?

Pandu Triyuda - detikNews
Jakarta - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla ikut memilih calon gubernur DKI. Siapa pilihannya? Dia tak mau menyebut. Yang jelas, cagub tersebut juga dia pilih saat putaran pertama beberapa waktu lalu.

Pantauan detikcom, Kamis (20/9/2012), JK yang berbaju kemeja bercorak biru putih itu nyoblos di TPS 04, Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dia ditemani oleh sang istri, Mufidah Kalla dan anaknya Chairani Kalla.

Ketiganya tiba di TPS sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka berangkat dari rumahnya di Jl Raya Brawijaya Nomor 6 sekitar pukul 09.30 WIB.

"Iya dong, saya kan warga DKI," kata JK saat ditanya soal rencana nyoblos hari ini.

Ketika ditanya wartawan soal siapa pilihannya, JK tak mau berkomentar. Dia hanya memastikan cagub yang dipilihnya tak berbeda dengan calon pada putaran pertama di bulan Juli lalu.

"Masa mau berubah," sambungnya sambil tertawa.

Hingga pukul 10.10 WIB, JK masih menunggu antrean. Dia mendapat nomor urut 83.

Sebelumnya, JK mengaku sebagai orang yang pertama kali mendorong Jokowi agar maju sebagai cagub DKI. Apakah ini berarti JK memilih Jokowi? Belum jelas benar. Partai Golkar, tempat JK bernaung saat ini mendukung Fauzi Bowo sebagai calon gubernur yang dianggap layak memimpin DKI.

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mad/vta)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%