detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 03:14 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 20/09/2012 10:05 WIB

JK Tetap Pilih Cagub yang Sama dengan Putaran I, Siapa Dia?

Pandu Triyuda - detikNews
Jakarta - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla ikut memilih calon gubernur DKI. Siapa pilihannya? Dia tak mau menyebut. Yang jelas, cagub tersebut juga dia pilih saat putaran pertama beberapa waktu lalu.

Pantauan detikcom, Kamis (20/9/2012), JK yang berbaju kemeja bercorak biru putih itu nyoblos di TPS 04, Dharmawangsa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dia ditemani oleh sang istri, Mufidah Kalla dan anaknya Chairani Kalla.

Ketiganya tiba di TPS sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka berangkat dari rumahnya di Jl Raya Brawijaya Nomor 6 sekitar pukul 09.30 WIB.

"Iya dong, saya kan warga DKI," kata JK saat ditanya soal rencana nyoblos hari ini.

Ketika ditanya wartawan soal siapa pilihannya, JK tak mau berkomentar. Dia hanya memastikan cagub yang dipilihnya tak berbeda dengan calon pada putaran pertama di bulan Juli lalu.

"Masa mau berubah," sambungnya sambil tertawa.

Hingga pukul 10.10 WIB, JK masih menunggu antrean. Dia mendapat nomor urut 83.

Sebelumnya, JK mengaku sebagai orang yang pertama kali mendorong Jokowi agar maju sebagai cagub DKI. Apakah ini berarti JK memilih Jokowi? Belum jelas benar. Partai Golkar, tempat JK bernaung saat ini mendukung Fauzi Bowo sebagai calon gubernur yang dianggap layak memimpin DKI.

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mad/vta)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%