Detik.com News
Detik.com

Kamis, 20/09/2012 09:54 WIB

Hidayat Tak Menjamin 11% Suaranya Beralih ke Foke

Ray Jordan - detikNews
 Hidayat Tak Menjamin 11% Suaranya Beralih ke Foke
Jakarta - Hidayat Nur Wahid tidak menjamin 11 persen suara yang didulangnya dalam pilgub DKI putaran pertama akan beralih ke pasangan Fauzi Bowo (Foke)-Nachrowi Ramli (Nara). Namun PKS berusaha maksimal agar pendukungnya mencoblos Foke.

"Kalau yang namanya bisa menjamin itu Allah SWT. Tapi di sini kita sudah berupaya semaksimal mungkin," ujar Hidayat di kediaman dinas Foke, Jl Taman Suropati, Jakarta Pusat, Kamis (20/9/2012). Di sini Hidayat makan pagi bersama Foke.

Menurut Hidayat, pihaknya sudah melakukan konsolidasi. Namun pihaknya tidak akan melakukan intimidasi dan cara-cara yang tidak dibenarkan hukum.

Hidayat yakin kadernya merupakan kader yang cerdas. Dia yakin warga Jakarta punya hati nurani untuk mempertimbangkan pilihan yang berdasar dan berdampak positif. Namun Hidayat tidak mau disebut sebagai pihak yang anti terhadap calon lainnya.

Sekali lagi, kemenangan Foke ditentukan oleh warga Jakarta. PKS bersama warga Jakarta pasti akan berbuat maksimal terhadap putusan partai.

"Aneh kalau organisasi sudah mendukung atau memutuskan memilih A dan pendukung Z. Itu organisasi abal-abal, tidak berkualitas," kata Hidayat.

Hidayat merupakan cagub dari PKS yang terhenti di putaran pertama. Hidayat bersama dengan Didiek J Rachbini hanya memperoleh 508.113 suara atau 11,72 persen atau di urutan ketiga. Seiring mengerucutnya Foke vs Jokowi, PKS menyerahkan dukungannya kepada Foke.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nik/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%