Detik.com News
Detik.com
Kamis, 20/09/2012 06:55 WIB

Jokowi Akan Temani Megawati ke TPS

Ferdinan - detikNews
Jokowi Akan Temani Megawati ke TPS Jokowi - Mega nyoblos 11 Juli
Jakarta - Seperti hari pencoblosan di putaran pertama 11 Juli lalu, calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kembali menemani Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ke tempat pemungutan suara (TPS). Tadi malam Jokowi menginap di kediaman sahabatnya di Pejaten, Pasar Minggu.

"Bapak akan dampingi Ibu Megawati di TPS Kebagusan," kata Wakil Koordinator Bidang Komunikasi dan Media Center Jokowi-Basuki, Riffa Juffiasari, Kamis (20/9/2012).

Sesudah menemani Mega memberikan suara di TPS, kegiatan Jokowi yang berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama ini akan dipusatkan di Posko Pemenangan, Jalan Borobudur 22, Menteng, Jakarta Pusat. "Untuk memantau quick count," sebut Riffa.

Mengenai pertarungan putaran kedua, Jokowi berulangkali menegaskan optimismenya. Dia bahkan kembali meyakini adanya kejutan terkait hasil penghitungan suara. "Ya tunggu saja kejutannya, yang membuat terkejut itu masyarakat, bukan saya," katanya tadi malam.

Istilah akan ada 'kejutan' ini pernah diucapkan Jokowi jelang pemungutan suara pada 11 Juli 2012. Hasilnya, Jokowi-Basuki memperoleh suara sebanyak 1.847.157 atau 42,60 persen. Sementara pesaingnya Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli yang dijagokan menang satu putaran kala itu, memperoleh suara 1.476.648 atau 34,05 persen dari total suara sah pemilih.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fdn/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%