detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 17:52 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 20/09/2012 06:55 WIB

Jokowi Akan Temani Megawati ke TPS

Ferdinan - detikNews
Jokowi - Mega nyoblos 11 Juli
Jakarta - Seperti hari pencoblosan di putaran pertama 11 Juli lalu, calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo kembali menemani Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ke tempat pemungutan suara (TPS). Tadi malam Jokowi menginap di kediaman sahabatnya di Pejaten, Pasar Minggu.

"Bapak akan dampingi Ibu Megawati di TPS Kebagusan," kata Wakil Koordinator Bidang Komunikasi dan Media Center Jokowi-Basuki, Riffa Juffiasari, Kamis (20/9/2012).

Sesudah menemani Mega memberikan suara di TPS, kegiatan Jokowi yang berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama ini akan dipusatkan di Posko Pemenangan, Jalan Borobudur 22, Menteng, Jakarta Pusat. "Untuk memantau quick count," sebut Riffa.

Mengenai pertarungan putaran kedua, Jokowi berulangkali menegaskan optimismenya. Dia bahkan kembali meyakini adanya kejutan terkait hasil penghitungan suara. "Ya tunggu saja kejutannya, yang membuat terkejut itu masyarakat, bukan saya," katanya tadi malam.

Istilah akan ada 'kejutan' ini pernah diucapkan Jokowi jelang pemungutan suara pada 11 Juli 2012. Hasilnya, Jokowi-Basuki memperoleh suara sebanyak 1.847.157 atau 42,60 persen. Sementara pesaingnya Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli yang dijagokan menang satu putaran kala itu, memperoleh suara 1.476.648 atau 34,05 persen dari total suara sah pemilih.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(fdn/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%