Detik.com News
Detik.com

Kamis, 20/09/2012 06:45 WIB

Pagi Ini, Aturan Three in One Ditiadakan

Salmah Muslimah - detikNews
Pagi Ini, Aturan Three in One Ditiadakan
Jakarta - Tepat hari ini, warga Jakarta akan kembali melaksanakan Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI putaran kedua. Peraturan three in one yang biasanya diterapkan di sejumlah jalan-jalan protokol pun tidak diberlakukan.

"Kamis 20 September 2012 (Pilkada DKI Jakarta) Kawasan Pengendalian Lalu Lintas 3 in 1 tidak diberlakukan," tulis akun twitter resmi milik TMC Polda Metro Jaya, Kamis (20/9/2012).

Tidak diberlakukannya sistem pembatasan penumpang mobil pribadi tersebut karena hari ini memang sudah ditetapkan sebagai hari libur oleh Pemprov DKI.

"Tanggal 20 September dinyatakan sebagai hari libur oleh Pemda DKI sehingga three in one tidak diberlakukan," kata Wadir Lantas Polda Metro Jaya, AKBP Wahyono, kepada detikcom, Rabu (19/9) kemarin.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(slm/mok)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
98%
Kontra
2%