detikcom
Rabu, 19/09/2012 21:06 WIB

Menhan Siap Bantu Urusi Nasib TKI di Perbatasan

Rini Friastuti - detikNews
Jakarta - Munculnya permasalahan TKI di wilayah perbatasan mendapat perhatian serius dari Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yosgiantoro. Keberadaan TNI di daerah perbatasan bisa membantu TKI yang mengalami masalah disana.

"Prinsipnya, TNI siap membantu TKI," kata Purnomo.

Hal tersebut disampaikan Purnomo dalam acara Diskusi Masalah TKI Perbatasan bersama Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Moh Jumhur Hidayat di Kementrian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (19/9/2012).

Purnomo menambahkan wilayah Indonesia yang berbatasan dengan Malaysia yang memiliki kemajuan ekonomi cukup pesat telah mendorong masuknya para pelancong. Hal ini menyebabkan banyak TKI yang mencoba peruntungan ke Malaysia.

"Jadi wajar, Malaysia menjadi harapan baik bagi masyarakat Indonesia sekitar perbatasan maupun daerah lain untuk mencari pekerjaan di sana," ujar Purnomo.

Di kesempatan yang sama, Kepala BNP2TKI M Jumhur mengatakan kedua pihak menyepakati kerjasama dalam mengawasi keberangkatan TKI nonprosedural melalui jalur perbatasan ke negara-negara tetangga. Jumhur menyebutkan antara lain Malaysia, Brunei Darussalam, serta Timor Leste dengan melibatkan aparat TNI.

"Termasuk, akan diupayakan bekerjasama Badan Nasional Pengelola Perbatasan yang dipimpin Menteri Dalam Negeri," kata Jumhur.

Jumhur menambahkan ada dua hal yang bisa mengurangi permasalahan TKI di perbatasan, pertama, pemerintah meningkatkan upaya pembangunan sektor perkebunan di tanah air dan kedua memperkuat peran aparat di wilayah perbatasan.

(slm/ndr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel