Rabu, 19/09/2012 12:27 WIB

Waketum PD: Tanpa Didorong, SBY Tahu Kapan Harus Copot Menteri

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Waketum PD Max Sopacua meminta semua pihak menunggu hasil evaluasi kabinet dengan sabar. Tanpa perlu didorong, Presiden SBY pasti tahu siapa dan kapan menteri yang harus dicopot.

"Semua hasil evaluasi sudah ada di tangan Presiden. Jangan lagi kegaduhan ini bertambah. Kalau itu hak prerogatif presiden. Jangan saling mendorong. Masa Presiden nggak tahu ada menteri yang kerjanya nggak bagus. Jangan kita dorong-dorong, Presiden tahu kapan harus ambil keputusan sendiri," kata Max kepada detikcom, Rabu (19/9/2012).

Dia kurang sepakat dengan dorongan PKS yang seolah mengarahkan presiden untuk mereshuffle menteri yang tidak maksimal karena yang paling berhak memberikan penilaian adalah presiden berdasar data dari UKP4.

"Itu berdasarkan hasil kerja. Pasti dalam dua tahun ini presiden ingin berbuat lebih baik lagi," katanya.

Max juga mengingatkan agar partai koalisi tak perlu takut kehilangan menterinya. Karena kalau benar ada reshuffle kabinet juga pasti didasarkan banyak pertimbangan termasuk pakta integritas.

"Sesuai pakta integritas saja tentunya. Jangan berbicara macam-macam malah menciptakan opini publik yang kurang baik," tandasnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(van/aan)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%
MustRead close