detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 02:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 18/09/2012 20:18 WIB

Cuaca Panas Akan Sambut Jamaah Haji di Arab Saudi

Bagus Kurniawan - detikNews
Madinah, - Jamaah haji Indonesia akan datang pertama kali pada hari Jumat tanggal 21 September 2012. Cuaca panas akan menyambut kedatangan jamaah yang akan menunaikan ibadah haji tahun 1433 H. Sebanyak 17 kloter akan masuk pertama kali di Jeddah dan Madinah.

"Suhu udara di Arab Saudi diperkirakan berkisar antara 25-40 derajat Celsius, kata Kepala Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Dr Saerozi Dimyati kepada wartawan seusai peninjauan katering Al Andalus, di Madinah, Selasa (18/9/2012).

Oleh karena itu dia mengimbau agar jamaah haji benar mempersiapkan fisik/kesehatannya. Sebab suhu udara di siang hari akan panas hingga 40-42 derajat celsius. Sedangkan di pagi hari sekitar 28 derajat celsius .

Menurut dia sebanyak 334 petugas PPIH juga sudah tiba di Arab Saudi. Petugas dari Kementrian Agama 207 petugas dan 127 dari Kementerian kesehatan Mereka akan bertugas di Daerah Kerja (daker) Madinah dan Daker Jeddah.

Sementara itu Dirjen Pembinaan Gizi dan Kesehatan Ibu Anak, dr Slamet Riyadi, MPh Kementrian Kesehatan RI menambahkan karena cuaca yang panas, jamaah diminta untuk banyak minum air putih sehingga tidak mengalami dehidrasi.

"Saat melaksanakan ibadah di Masjid Nabawi Madinah jangan lupa minum air putih yang tersedia di sana sebanyak-banyaknya," imbuh Slamet.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(bgs/van)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%