detikcom
Selasa, 18/09/2012 20:10 WIB

KM Surya Indah Tenggelam, Polisi Periksa Kepala Dermaga Samarinda

Robert - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Polres Kutai Barat menetapkan tersangka Aspul, pengemudi KM Surya Indah yang tenggelam di perairan Sungai Mahakam, di Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat, Kaltim. Penyelidikan terus berkembang, menyusul pemeriksaan Kepala Dermaga Mahakam Hulu Samarinda, Sukarja, yang berlangsung hari ini.

Keterangan dihimpun detikcom di Dermaga Mahakam Hulu, penyidik Polres Kutai Barat yang dipimpin Kanit Pidana Umum Ipda Faisal Hamid bersama 2 anggotanya Bripka Roben Thomas dan Brigadir Agung Santoso, tiba di kantor dermaga, sekitar pukul 13.00 WITA. Di ruangannya Sukarja, ketiga penyidik menyudahi pemeriksaannya sekitar pukul 18.15 WITA.

Usai pemeriksaan, Sukarja membenarkan dirinya dimintai keterangan penyidik Polres Kutai Barat terkait kasus tenggelamnya KM Surya Indah di perairan Sungai Mahakam.

"Ya, (penyidik) dari Polres Kutai Barat. Keterangan yang saya berikan, ditulis dan disusun ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), sebagai saksi saat KM Surya Indah berangkat dari dermaga," kata Sukarja, kepada wartawan di kantornya, Jl Pangeran Untung Surapati, Selasa (18/9/2012) malam.

Sukarja mengatakan, dirinya menyampaikan kepada penyidik perihal proses sebelum dan saat KM Surya Indah berangkat dari Dermaga Mahakam Hulu menuju Melak, Kutai Barat, Kamis (13/9/2012) lalu, sekitar pukul 07.00 WITA.

"Tapi sampai saat ini, penyidik tidak ada meminta dokumen-dokumen kapal itu. Penyidik menanyai saya masih seputar keberangkatan kapal," ujar Sukarja.

"Setiap kapal mau berangkat, terutama yang kita perhatian itu ya dokumen, alat keselamatan pelayaran, itu yang lebih penting. Dan itu saya lakukan ke KM Surya Indah," tambahnya.Next

Halaman 1 2
(van/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%