detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 04:58 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 18/09/2012 20:10 WIB

KM Surya Indah Tenggelam, Polisi Periksa Kepala Dermaga Samarinda

Robert - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Polres Kutai Barat menetapkan tersangka Aspul, pengemudi KM Surya Indah yang tenggelam di perairan Sungai Mahakam, di Kecamatan Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat, Kaltim. Penyelidikan terus berkembang, menyusul pemeriksaan Kepala Dermaga Mahakam Hulu Samarinda, Sukarja, yang berlangsung hari ini.

Keterangan dihimpun detikcom di Dermaga Mahakam Hulu, penyidik Polres Kutai Barat yang dipimpin Kanit Pidana Umum Ipda Faisal Hamid bersama 2 anggotanya Bripka Roben Thomas dan Brigadir Agung Santoso, tiba di kantor dermaga, sekitar pukul 13.00 WITA. Di ruangannya Sukarja, ketiga penyidik menyudahi pemeriksaannya sekitar pukul 18.15 WITA.

Usai pemeriksaan, Sukarja membenarkan dirinya dimintai keterangan penyidik Polres Kutai Barat terkait kasus tenggelamnya KM Surya Indah di perairan Sungai Mahakam.

"Ya, (penyidik) dari Polres Kutai Barat. Keterangan yang saya berikan, ditulis dan disusun ke dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), sebagai saksi saat KM Surya Indah berangkat dari dermaga," kata Sukarja, kepada wartawan di kantornya, Jl Pangeran Untung Surapati, Selasa (18/9/2012) malam.

Sukarja mengatakan, dirinya menyampaikan kepada penyidik perihal proses sebelum dan saat KM Surya Indah berangkat dari Dermaga Mahakam Hulu menuju Melak, Kutai Barat, Kamis (13/9/2012) lalu, sekitar pukul 07.00 WITA.

"Tapi sampai saat ini, penyidik tidak ada meminta dokumen-dokumen kapal itu. Penyidik menanyai saya masih seputar keberangkatan kapal," ujar Sukarja.

"Setiap kapal mau berangkat, terutama yang kita perhatian itu ya dokumen, alat keselamatan pelayaran, itu yang lebih penting. Dan itu saya lakukan ke KM Surya Indah," tambahnya.Next

Halaman 1 2

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(van/van)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
85%
Kontra
15%