detikcom
Selasa, 18/09/2012 15:04 WIB

Ini Dia 4 Pemimpin Negara Terkejam

Nurvita Indarini - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 3 dari 5 Next »
foto: wikipedia
2. Adolf Hitler

Pria dengan sepotong kumis ini wajahnya tak terkesan angker, namun dia diingat sebagai orang yang tega membunuh jutaan Yahudi. Dia dikenal sebagai sosok yang melansir eugenetika yang merujuk pada perbaikan ras manusia dengan memperbanyak orang sehat serta membuang orang-orang yang berpenyakit dan cacat.

Hitler lahir pada 20 April 1889. Di tahun 1933, Hitler menjadi Kanselir Jerman. Saat berkuasa, dia menggabungkan jabatan kanselir dan presiden menjadi Fuhrer. Dia pun menjadikan Nazi sebagai partai tunggal di Jerman.

Nazi sebelumnya bernama Deutsche Arbeiterpartei/DAP atau Partai Buruh Jerman. Hitler mulai terjun dan menjadi pengurus di partai tersebut pada Juli 1921. DAP lalu diubah namanya oleh Hitler menjadi Nationalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei (NSDAP) atau Partai Nazi.

Dikutip dari Wikipedia, pemerataan ekonomi, peningkatan lapangan kerja dan sarana sarana umum serta proyek-proyek umum dilakukan oleh Hitler saat memerintah sebelum Perang Dunia II. Keberadaan mobil Volkswagen (VW) adalah atas prakarsa Hitler yang mengusulkan kendaraan murah untuk rakyat.

Hitler tak segan membunuh semua penentangnya di Partai Nazi pada Juni 1934. Peristiwa itu dikenal sebagai Nacht der langen Messer alias Malam Pisau Panjang. Komunisme dan Yahudi dituding Hitler sebagai pihak di balik memburuknya situasi ekonomi. Atas dendam pada orang orang komunis dan Yahudi, Hitler menyerang dan membunuh mereka.

Secara terbuka dia mengumumkan untuk membunuh orang Yahudi yang ada di dunia. Dia bahkan membangun kamp-kamp besar yang dilengkapi kamar gas untuk orang Yahudi. Hanya beberapa tahun, sekitar 6.000.000 Yahudi tewas di kamp tersebut.

"Bisa saja saya musnahkan semua Yahudi di dunia ini, tapi saya sisakan sedikit yang hidup, agar kamu nantinya dapat mengetahui mengapa saya membunuh mereka," begitu ucapan Hitler yang terkenal soal Yahudi.

Tak hanya Yahudi, orang-orang Rusia dan Gypsy juga menjadi korban pemusnahan Hitler. Termasuk juga orang-orang yang dianggap sebagai ras rendah atau musuh-musuh negara.

Hitler juga menjadi pemicu pecahnya Perang Dunia II. Hal itu dimulai pada September 1939, saat Hitler menyerang Polandia. Akibat serangan itu, Inggris dan Prancis menyatakan perang terhadap Jerman, sehingga pecahlah Perang Dunia II.

Saat menyadari dirinya akan jatuh dan kalah, Hitler bunuh diri bersama Eva Braun yang belum lama dinikahinya pada 30 April 1945. Jasadnya lantas dibakar.



Next page :
3. Benito Mussolini



Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    47%
    Kontra
    53%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel