detikcom
Selasa, 18/09/2012 13:48 WIB

Buka BH & Disawer di Pesta Pernikahan di Makassar, Penyanyi Dipidana

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Goyang erotis yang dilakukan 3 penyanyi cadoleng-doleng berbuntut pidana. Mereka bernyanyi sambil bergoyang dan membuka BH yang dikenakan. Polisi pun menangkap ketiganya dan menetapkannya menjadi tersangka.

"Mereka buka-buka pakaian," kata Kapolsek Tamanlarea, Kompol Amiruddin, saat dikonfirmasi, Selasa (18/9/2012).

Mereka kini ditahan di Mapolsek Tamanlarea, Makassar. Selain penyanyi itu, bos mereka dan yang menggelar hajatan di Kampung Lantebung, Kapasa, Makassar pada Sabtu (15/9) juga ditahan dan menjadi tersangka. Pertunjukan itu dilakukan pada pukul 23.30 Wita.

"Mereka disaksikan puluhan anak-anak," jelas Amiruddin.

Polisi melakukan penangkapan setelah mendapat aduan dari warga, bahwa ada pesta pernikahan yang menampilkan goyang erotis. Polisi pun melakukan pengecekan dan mendapatkan bukti ada penyanyi cadoleng-doleng atau grup musik yang menggunakan organ tunggal, menari erotis dengan membuka BH.

"Kita bubarkan acaranya. Tersangka kita jerat UU Pornografi," tegas Amiruddin.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ndr/vta)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
67%
Kontra
33%