Selasa, 18/09/2012 12:17 WIB
Romney Diguncang Video Rahasia yang Merendahkan Rakyat AS
Mitt Romney (AFP)
Video yang diambil secara diam-diam ini dikeluarkan oleh majalah setempat, Mother Jones. Dalam cuplikan video tersebut, Romney terlihat tengah berpidato di ruangan tertutup di hadapan penyandang dana swasta yang notabene merupakan orang-orang kaya di AS.
Video ini muncul sekitar 50 hari sebelum pemilu tanggal 6 November mendatang. Mother Jones menampilkan cuplikan video ini dalam situsnya. Tentu saja dengan memburamkan wajah sejumlah orang yang ada di dalam video dan merahasiakan tempat Romney berpidato, dengan tujuan melindungi informan mereka.
Video ini dinilai menjadi tamparan keras bagi Romney dan tim suksesnya. Sebabnya, hal ini semakin menunjukkan kesenjangan yang ada antara Romney dengan masyarakat kelas menengah di AS. Dalam video tersebut dia menuturkan, sekitar 47 persen rakyat Amerika akan tetap memilih Presiden Obama entah 'apapun yang terjadi'.
"Tetap ada sekitar 47 persen pendukungnya, mereka merupakan orang-orang yang bergantung pada pemerintah, mereka yang meyakini bahwa mereka merupakan korban, mereka yang meyakini bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menghidupi mereka, mereka yang meyakini bahwa diri mereka berhak mendapat pelayanan kesehatan, makanan, perumahan, dan sebagainya," tutur Romney dalam video tersebut seperti dilansir AFP, Selasa (18/9/2012).
"Orang-orang semacam ini tidak membayar pajak penghasilan. Jadi visi kita tentang pajak ringan tidak sesuai. Saya tidak akan pernah meyakinkan mereka bahwa mereka harus bertanggung jawab dan menghidupi diri mereka sendiri," imbuhnya.
Video ini langsung mendapat respons dari tim sukses Obama. Mereka menyatakan, video ini menjadi bukti bahwa Romney tidak layak menjadi Presiden AS karena dia terlebih dahulu merendahkan separuh rakyatnya sendiri.
(nvc/ita)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Ini Instruksi SBY Terkait Masalah Gunung Padang dan Lumpur Lapindo
824 share this. -
Uang Fathanah Mengalir ke 20 Wanita, Sefti: Yang Penting Bapak Sudah Tobat
673 share this. -
Puluhan Ribu Warga Palembang Saksikan Jembatan 'Ampera Berwarna'
657 share this. -
Korban Diperkosa Geng Motor Klewang Karena Tak Bayar 'Pajak Preman'
649 share this. -
Rekening Gendut Aiptu LS, Berapa Gaji Normal Polisi Berpangkat Aiptu?
643 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 19/05/2013 07:39 WIB
Politisi Perempuan Pakistan Ditembak Mati
-
Minggu, 19/05/2013 06:42 WIB
Pesawat Mendarat Tanpa Roda di New Jersey
-
Sabtu, 18/05/2013 17:40 WIB
Lakukan Penodaan Alquran di Pakistan, Pria Asal China Diamankan Polisi
-
Sabtu, 18/05/2013 17:15 WIB
Korut Kembali Luncurkan 3 Rudal Jarak Pendek
-
Sabtu, 18/05/2013 15:44 WIB
Penyidik Federal AS Masih Selidiki Penyebab Tabrakan Komuter New York
-
Minggu, 19/05/2013 18:15 WIB
Ahok: Di Jakarta Ini Susah, Kami Sedikit Keras Aja Dianggap Langgar HAM
-
Minggu, 19/05/2013 15:38 WIB
Sefti: Yang Rp 10 Juta Saja Hubungan Intim, Apalagi yang Ratusan Juta
-
Minggu, 19/05/2013 17:11 WIB
16 RS Swasta Mundur dari KJS, Ahok: Mungkin Mau Untung Besar
-
Minggu, 19/05/2013 17:28 WIB
Anggota Geng Motor Penikam Jurnalis Trans TV Ditangkap Polisi
-
Minggu, 19/05/2013 18:02 WIB
Polda Metro Resmi Menahan WN Nepal Penabrak Warga Hingga Tewas
-
Minggu, 19/05/2013 18:30 WIB
Operasi Simpatik Jaya: 10.810 Kendaraan di DKI Kena Tilang
-
Minggu, 19/05/2013 16:20 WIB
Fathanah Ditahan, Sefti Main Sinetron Striping 100 Episode
-
Minggu, 19/05/2013 17:28 WIB
Tiga Orang Anggota Geng Motor Pembunuh Nur Rohman Diringkus
-
453 Komentar
-
309 Komentar
-
231 Komentar
-
227 Komentar
-
220 Komentar
-
210 Komentar
-
208 Komentar
-
201 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,833.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Minggu, 19/05/2013 14:14 WIB
Uang Fathanah Mengalir ke 20 Wanita, Sefti: Yang Penting Bapak Sudah Tobat
-
Minggu, 19/05/2013 12:54 WIB
Massa 'Jokowi Presidenku 2014' Aksi di Bundaran HI
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







_5.gif)



Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.
