detikcom
Selasa, 18/09/2012 12:15 WIB

Komjen Nanan: 14 Jenderal Polri Diseleksi KPK, Tak Ada yang Lulus

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Wakapolri Komjen Pol Nanan Sukarna bicara soal langkah Polri dalam membantu tugas KPK. Salah satu yang dilakukan adalah mengirimkan sejumlah jenderal polisi untuk bertugas mengisi pos-pos penting di KPK. Tapi apa daya, belasan jenderal rontok tak lolos seleksi di KPK.

"14 Pati Polri dikirim ke KPK, satupun nggak ada yang lulus," kata Nanan di sela-sela diskusi di PTIK, Jl Tirtayasa, Jakarta, Selasa (18/9/2012).

Nanan mengaku tak tahu apa alasan KPK menolak 14 jenderal itu. "Ya, tanya KPK dong," imbuhnya.

Sedang menurut Nanan, soal penarikan 20 penyidik, dilakukan Polri guna kepentingan penyidik itu. Nanan menepis isu penarikan penyidik karena urusan kasus simulator SIM.

"Ya, pertimbangannya kan untuk pembinaan karir mereka. Mereka itu kan polisi," tegasnya.


Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(ndr/rmd)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%