Selasa, 18/09/2012 09:02 WIB
Tembakan Pemecah Pagi di Pulau Ubi
Banyak peneliti meyakini hari itu adalah tanggal 5 September 1962. Namun, Fadli mengungkap fakta baru, eksekusi itu dilakukan pada 12 September 1962. Data itu didapatkan dari buku tentang Kartosoewirjo karangan Pinardi H.Z.A dan Gerakan Operasi Militer VI Penumpasan DI/TII.
“Tentara memakai tanggal 12 September dari berita ANTARA,” kata Fadli Zon kepada majalah detik.
Hal itu didukung oleh Tahmid Basuki Rahmat (70), anak Kartosoewirjo. Sepulang dari bertemu terakhir kalinya dengan Kartosoewirjo di Jakarta, Tahmid mendengar eksekusi itu diundur. Padahal saat bertemu itu, oditur memberitahu eksekusi akan dilakukan 5 September.
***
Tulisan lengkap Tembakan Pemecah Pagi di Pulau Ubi bisa dibaca di edisi terbaru Majalah Detik (edisi 42, 17 September 2012). Edisi ini mengupas tuntas fakta dibalik eksekusi Kartosoewirjo dengan tema ‘Fakta Baru Eksekusi Kartosoewirjo’. Juga ikuti artikel lainnya yang tidak kalah menarik seperti rubrik hukum membahas maraknya terorisme amatiran ‘Seram, Masih Banyak Teman Si Amatiran’ Internasional ‘Dikecewakan Pemanasan Hong Kong’, rubrik gaya hidup ‘Ajari Si Kecil Hemat Listrik’ berita komik ‘Agus Marto Ngamuk’ rubrik seni dan hiburan dan review film “Mother’s Day”, WKWKWK ‘Patuh Buta pada Mertua’, serta masih banyak artikel menarik lainnya.
Untuk aplikasinya bisa di-download di apps.detik.com dan versi pdf bisa di download www.majalahdetik.com. Gratis, selamat menikmati!
Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.
(iy/iy)
Dapatkan ulasan lengkap Fokus dengan mendownload edisi Majalah detik melalui tablet Android dan iPad, atau download versi PDFnya di majalahdetik.com.
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Out Of Control, Terios Tabrak Pohon dekat TPU UI
438 share this. -
Nekat! Perempuan Ini Interupsi Pidato Presiden AS Barack Obama
378 share this. -
Angka Kelulusan SMK di Semarang Menurun
375 share this. -
Pelajar Rayakan Kelulusan di Tengah Kampanye ESP-Win
366 share this. -
PD Mulai Bahas Rotasi Fraksi Awal Pekan Depan
320 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Laporan Khusus Terbaru
Indeks Laporan Khusus ยป
-
Kamis, 23/05/2013 07:41 WIB
Sisa Dendam Kerabat Soeharto
-
Rabu, 22/05/2013 07:53 WIB
XTC Meradang karena Klewang
-
Selasa, 21/05/2013 17:55 WIB
Keluar Masuk Bui, Sangar-sangar Takut Istri
-
Selasa, 21/05/2013 07:38 WIB
Sinchan: Sex, Drugs, and Criminal
-
Senin, 20/05/2013 15:06 WIB
Ancaman Mematikan Ketua Besar
-
Sabtu, 25/05/2013 03:32 WIB
Selain Ingrid Loyau, Ini 2 'Malaikat' yang Menolong Tentara Inggris
-
Sabtu, 25/05/2013 05:00 WIB
Ketika Orang Rusia Belajar Bahasa Indonesia
-
Sabtu, 25/05/2013 05:05 WIB
KPK Pertimbangkan Periksa Darin Mumtazah di Kediamannya
-
Sabtu, 25/05/2013 01:11 WIB
Nekat! Perempuan Ini Interupsi Pidato Presiden AS Barack Obama
-
Sabtu, 25/05/2013 02:47 WIB
Out of control, Terios Tabrak Pohon dekat TPU UI
-
Sabtu, 25/05/2013 04:08 WIB
PD Mulai Bahas Rotasi Fraksi Awal Pekan Depan
-
Sabtu, 25/05/2013 01:52 WIB
Tawuran Antarpemuda Pecah di Jembatan Lima Jakarta Barat
-
Sabtu, 25/05/2013 02:13 WIB
Jenazah Pria Ditemukan di Tol Jagorawi, Diduga Korban Tabrak Lari
-
548 Komentar
-
367 Komentar
-
248 Komentar
-
205 Komentar
-
205 Komentar
-
145 Komentar
-
136 Komentar
-
124 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 20:39 WIB
Sebelum ke Korlantas, Sopir Sukotjo Foto-foto di Samping Uang Rp 2 M
-
Jumat, 24/05/2013 20:30 WIB
Canda Ahok Soal Status Tersangka Farhat Abbas: Masak Lama Amat?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer












Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
