Selasa, 18/09/2012 05:19 WIB

Ricuh di Kedubes AS, Polisi Masih Dalami Peran Demonstran Yang Ditahan

Rivki - detikNews
Bentrok di depan Kedubes AS (Ari S/ detikcom)
Jakarta - 5 Demonstran yang diamankan polisi saat ricuh di depan Kedubes AS, terkait film 'Innocence of Muslim' masih menjalani pemeriksaan. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui peran para pelaku demo anarki itu.

"Masih kita dalami perannya, apakah mereka termasuk provokator atau bukan. Yang jelas mereka terbukti melempar batu ke arah petugas," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, saat dihubungi detikcom, Senin (17/9/2012).

Rikwanto menjelaskan, sampai saat ini polisi masih menyelidiki asal batu yang digunakan demonstran. Ia menduga batu tersebut sudah dibawa oleh massa sebelum sampai ke lokasi.

"Padahal kita sudah geledah massa sebelum sampai lokasi. Dugaan kita, mereka beda dari kelompok dan membawa batu sejak mereka berangkat, jadi seperti sudah terencana," ujarnya.

Polda Metro Jaya juga tidak melakukan patroli pengamanan tambahan di lokasi sekitar Kedubes AS, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. "Hanya patroli rutin saja dari Polres Jakpus dan Pihak keamanan Kedubes," timpal Rikwanto.

(rvk/fdn)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    89%
    Kontra
    11%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel