detikcom
Senin, 17/09/2012 23:39 WIB

Penipu Berkedok Investasi Saham Dibekuk Polisi

Septiana Ledysia - detikNews
Jakarta - Penipuan berkedok investasi saham kembali terjadi. Kali ini kasus penipuan itu menimpa Mahmud, warga Kembangan, Jakarta Barat.

"Mereka ditawarkan nasabah sejak Juli 2012 lalu. Korban menanam investasi saham tapi itu bodong alias penipuan," kata Kapolsek Kembangan Kompol Sutoyo, dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Senin (17/9/2012).

Merasa ditipu, korban lantas melaporkan hal itu kepada polisi. Alhasil pelaku berhasil diamankan pada Minggu (16/9) kemarin.

"Pelaku atas nama Ratna Puspitasari (37). Diduga korbannya sudah lebih dari 2 orang," tutur Sutoyo.

Lanjut, Sutoyo menambahkan, modus yang digunakan pelaku ialah menawarkan investasi saham dengan keuntungan berlipat. Namun, sampai tanggal yang ditentukan, keuntungan belum ditepati.

"Kerugian sekitar Rp 10 juta, korbannya sendiri belum diketahui jumlah pastinya," ucapnya.


Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(rvk/fdn)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%